Ini Pendapat Ketua DPP Perhimpunan Pemuda Riau Tentang Globalisasi Ekonomi

Penulis:Yusroni Tarigan
Minggu (22/5/2016)



Pekanbaru~Riaunet.com~Indonesia adalah pasar Internasional, Globalisasi merupakan Dunia tanpa batas. Indonesia surganya dunia, kekayaan yang melimpah ruah menjadikan Indonesia sasaran di ekploitasi dan ekspansi perdagang dunia.

Dibukanya kran MEA, AFTA, NAFTA, OPEC, IFC, GATT dan lain-lain tentunya ada hal-hal positif, akan tetapi sadar tidak sadar kita disanalah kran- kran Kapitalisme merajai bangsa-bangsa berkembang seperti Indonesia/ Riau dll.

Berbicara Globalisasi Ekonomi,  Globalisasi ekonomi dapat didefinisikan sebagai suatu kehidupan ekonomi secara global dan terbuka, tanpa mengenal batasan teritorial atau kewilayahan antara negara satu sama lain. Sisi kegiatan investasi perdagangan dan bergerak menuju liberalisasi perdagangan dan investasi dunia secara keseluruhan.

Globalisasi ekonomi erat kaitannya dengan perdagangan bebas. Free trade atau perdagangan bebas berusaha menciptakan kawasan perdagangan yang makin luas dan menghilangkan hambatan-hambatan tidak lancarnya perdagangan internasional.

"Pengertian globalisasi ekonomi merupakan suatu proses aktivitas ekonomi dan perdagangan, dimana berbagai negara di seluruh dunia menjadi kekuatan pasar yang satu dan semakin terintegrasi tanpa hambatan atau batasan teritorial negara. 

Globalisasi perekonomian ini berarti adanya keharusan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus barang, jasa serta modal. Kita tidak akan bisa menolak atau membendung kehendak zaman (Globalisasi), akan tetapi solusi zaman yang ditawarkan harus dapat menjawab tantangannya.

Di dalam buku "Perbandingan Pemerintah" Oleh Inu Kencana Syafiie dan Andi Azikin 2007. Ideologi sebagai perbandingan, Ideologi diterjemahkan sebagai sistem pedoman hidup. Tiga kutub paradigma, Sosialis- Komunis, Liberalis-Kapitalis dan Paradigma Islam.

Islam tidak saja sebagai Agama, akan tetapi sebagai Ideologi dan Paradigma Berpikir.Harus dilaksanakan sistem Ekonomi Islam.

LANTAS LAGI DAN LAGI PERTANYAANNYA, BAGAI MANA KESIAPAN DAN PERSIAPAN INDONESIA??! RIAU yang berada di Pintu Asia...

Siapkah dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Peraturan yang berpihak pada masyarakat miskin??! 

Atau sebaliknya, Siap untuk kepentingan Elit, Kepentingan Partai penguasa atau Partai Parlemen,,,,

"Maka dari Itu PERHIMPUNAN PEMUDA RIAU (PPR) MENUNTUT, MENGAJAK PEMERINTAH DAN MASYARAKAT :

1. Kita Tingkatkan Membeli Produk dalam Negri/daerah tempatan yang berkualitas.

2. Stop pembodohan dan membeli produk kapitalis.

3. Pemerintah Wajib memberikan pelatihan, pembinaan dan pengembangan Pasar Rakyat yang layak utk masyarakat Indonesia dan RIAU TERKHUSUSNYA.

4. Cabut Undang-undang (Aturan) yang tidak berpihak pada masyarakat, yang hanya berpihak pada Elit (Politik dan pengusaha). (rdk) 

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!