Kucuran Air Mata Warnai Pelepasan siswa SLB Fajar Amanah




  SIAK:Riaunet.com~Sekolah Luar Biasa (SLB) Fajar Amanah diKecamatan Tualang, Kabupaten Siak, melepas 30 orang anak didiknya. Pelepasan anak disablitas itu ditaja dalam bentuk acara perpisahan yang diwarnai dengan kucuran air mata dan ditutup dengan canda tawa, dihalaman sekolah,Senin (30/5/2016).

  Seremoni perpisahan disekolah penyandang cacat ini tidak kalah dengan sekolah normal. Berbagai atraksi ditampilkan, mengundang kagum tamu undangan. Bahkan lantunan hafalan alquran salah seorang siswa membuat hadirin terharu, hingga meneteskan air mata.

  Acara Perpisahan ini dihadiri oleh Pimpinan Yayasan Fajar Amanah Muhammad Bakri, Dua Anggota DPRD Siak Asal Pemilihn Tualang, Syamsurizal Mkn dan H Musar. Dari Intansi Pendidikan Pengawas sekolah Lahadi dan H. Soritua Hasibuan. Aparat pemerintahan kampung dan tamu undangan lain.

  Muhammad Bakri pimpinan Yayasan Amanah menyampaikan, SLB Fajar amanah kembali menamatkan anak didik tahun ajaran 2015/2O16. Tahun ini, jumlah siswa yang lulus terdiri SD sebanyak 25 anak dan SMP 5 anak, jadi total 30 siswa.

  "Alhamdulillah, SLB fajar amanah kembali meluluskan anak didik. Kita berharap anak didik yang lulus, bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,"kata Bakri,

  Sebagai sekolah SLB tentu masih banyak kekurangan, namun demikian pihak yayasan terus berupaya melengkapi. Dengan demikian, anak didik bisa mengikuti proses belajar mengajar di sekolah dengan nyaman.

  "Termasuk hari ini, acara perpisahan kita laksanakan seperti sekolah normal. Anak-anak menunjukkan kreatifitas. Kita bangga melihat penampilan anak-anak," ucapnya dengan bangga.

  Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Siak Dapil 3 H Musar yang lebih di sapa ongah tersebut mengakui penampilan anak SLB Fajar amanah luar biasa dan tidak kalah dengan penampilan dengan anak Normal lainnya.

  "Kita patut bangga dengan penampilan anak SLB Fajar Amanah ini, serta mengucapkan terima kasih kepada guru yang tetap sabar dan penuh kasih sayang mendidik mereka," jelas Musar yang merupakan anggota komisi dua ini

  "Dia berharap kepada siswa agar dapat melanjut kejenjang selanjutnya sebab sekolah untuk penyanjang cacat untuk tingkat SMA sudah kita miliki di Kecamatan Tualang ini," tambahnya

  Terlihat Penampilan Amalia Putri, Kelas 3 SD dengan hapalan surat An Naba membuat undangan terharu. Gadis tuna netra, begitu fasih melantunkan 40 ayat. Bahkan beberapa diantara, meneteskan air mata. (IZ)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!