Lakukan PHK, Manajemen PT. Torganda Rantau Kasai Dilaporkan

RokanHulu:Riaunet.com~PT.Torganda  milik DL Sitorus, yang bekerja sama dengan masyarakat melalui koperasi di Desa Tambusai Utara Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu-Riau, diduga semena-mena telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sudah dilaporkan ke Disnakretrans Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan provinsi Riau Senin, (16/5/2016). 

Ginni Purba (41), melaporkan manajemen PT. Torganda kebun Rantau Kasai Kecamatan Tambusai Utara ke Disosnakertrans Rohul. Eks mekanik PT. Torganda ini mengaku sudah bekerja di perusahaan milik Darius Lungguk (DL) Sitorus tersebut sejak 2001 silam, dan baru diangkat sebagai karyawan tetap pada 1 Juni 2004. 

Namun, gara-gara perkara perjudian di November 2014 silam, manajemen PT. Torganda mem-PHK Ginni melalui surat Nomor: TG.11/R/106/I/2015, tanggal 22 Januari 2015. Dan sejak 23 Januari 2015, Ginni resmi tidak bekerja lagi sebagai karyawan di PT. Torganda Rantau Kasai. Namun, dirinya tidak pernah menerima pesangon yang menjadi haknya. 

Menurut Ginni, sesuai ketentuan Pasal 160 ayat (7) UU Tenaga Keja Nomor 13 tahun 2003, pengusaha wajib membayarkan uang penghargaan masa kerja 1 tahun kali ketentuan Pasal 156 ayat (3) dan uang penggantian hak sesuai ketentuan dalam Pasal 156 ayat (4). 

Ginni bekerja sudah 13 tahun, dirinya tidak pernah melanggar aturan perusahaan. Ia mengakui menerima di PHK, namun perusahaan harus membayarkan haknya sesuai UU Tenaga Kerja. 

"Saya datang ke sini (kantor Disosnakertrans Rohul) untuk menuntut hak, yaitu pesangon," tegas Ginni usai melapor di kantor Disosnakertrans Rohul. 

Menanggapi Hal tersebut, Kapala Bidang (Kabid) Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) Disosnakertrans Rohul, Udar, mengakui akan melakukan langkah persuasif, yakni mencoba komunikasi dengan perusahaan. 
Dan bagaimana respon perusahaan nantinya akan dikabarkan kepada pelapor ,"kata Udar.

Sementara itu Wakil Ketua DPC LSM PENJARA Rohul, Hendron Sihombing, mengindikasi bahwa PHK sepihak sering dilakukan perusahaan, dan diduga dilakukan semena-mena, padahal semuanya sudah tertuang pada UU dan peraturan, tentang ketenaga kerjaan. Namun karena banyaknya karyawan yang tidak mengerti tentang haknya, mereka tidak melaporkan ke pihak terkait. 

"Kita mengharapkan agar Bupati Rohul H.Suparman S.Sos, M.Si, bisa memperhatikan seluruh pekerja atau buruh (BHL) di Negeri seribu suluk ini, karena mereka juga warga rohul yang butuh perhatian," ujarnya. (Fah)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!