Luhut Dan JK Berikan Perhatian Besar di Munaslub Golkar

Jakarta~Luhut Pandjaitan dan Jusuf Kalla (JK) miliki perhatian besar pada Munaslub Golkar 2016. Luhut terus saja bergerilya, sementara JK bermanuver dalam senyap.

  Keduanya masuk gelanggang Munaslub Golkar saat acara pembukaan di Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (14/5/2016) malam. Luhut tinggal di Bali setelah acara pembukaan, dan JK milih kembali ke Ibu Kota.

  Kemarin, Luhut sudah bergerilya di Munaslub Golkar. Sejumlah tokoh ditemui, di antaranya tiga caketum, yaitu Setya Novanto, Priyo Budi Santoso dan Indra Bambang Utoyo. Belum jelas apa isi pertemuan itu, namun Priyo mengaku semakin percaya diri bisa terpilih jadi ketum usai bertemu Luhut.

  Dijelaskan Luhut, soal isi pertemuan. Dia mengaku menjaga agar Munaslub Golkar lancar tanpa kendala. Menjaga agar Munaslub Golkar tak pecah setelah terpilih ketum baru nanti.

  "Supaya jangan ribut. Golkar ini jangan ribut lagi, intinya saya nggak mau terulang aklamasi-aklamasi yang dipaksain dan direkayasa. Ya biar aja demokrasi. Apa pun hasilnya nanti, jangan dipaksain. Nggak usah," jelas Luhut, Minggu (15/5) kemarin.

  Tak sampai di situ, Luhut bermanuver lagi soal pemilihan caketum Golkar. Nama Presiden kembali dibawa.

  "Tak mungkin saya jalan sendiri. Buat Presiden, siapa saja nggak masalah. Hanya beliau tidak nyaman kalau ada rangkap jabatan. Kalau beliau di kabinet juga nggak mau ada rangkap jabatan walaupun dia bukan member kabinet," ujar Luhut.

  Manuver ini membuat gerah caketum lainnya. Kubu Ade Komarudin (Akom) jadi pihak yang bereaksi paling keras. Anggota Tim Pemenangan Akom tak percaya dengan pernyataan Luhut soal ketidaknyamanan Presiden.

  "Hal itu tidak benar. Presiden bahkan menegaskan tidak masalah Ketum Golkar itu rangkap jabatan ketua DPR, ketua fraksi, anggota DPR maupun gubernur," ucap Bambang.

  Memang Akom disebut lawan kuat Novanto di Munaslub Golkar. Dikabarkan Akom juga mendapat dukungan dari JK. Akom yang didukung JK, disebut berperang melawan Novanto yang didukung Luhut.

  Luhut dan JK di Munaslub Golkar sudah jauh-jauh hari didengar oleh Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Ical menyebut keduanya punya jagoan masing-masing.

  "Keduanya punya dukungan, kan nggak apa-apa. Apakah nanti ada Siswono, ataukah Pak Sarwono, nggak apa-apa. Mereka enggak punya hak suara kan," kata Ical saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/5/2016) lalu.

  Presiden Jokowi sudah mendengar kabar dua orang dekatnya itu ikut bermanuver di Munaslub Golkar. Namun, dalam pidatonya di acara pembukaan Munaslub Golkar, Jokowi menganggap manuver keduanya wajar.

  "Saya ingin blak-blakan, karena banyak yang bertanya kepada saya, banyak yang komplain kepada saya, Pak Presiden, kenapa Menko Polhukam menelepon dan mengumpulkan DPD-DPD II'. Saya jawab, 'Pak Luhut itu kan dulu di Dewan Pertimbangan Golkar', kan nggak apa-apa," kata Jokowi di arena Munaslub Golkar, Sabtu (14/5/2016).

  "Ada juga yang bertanya kepada saya, komplain kepada saya, kenapa Pak Wapres mengumpulkan dan menelepon DPD-DPD Golkar. Jawaban saya sama, Pak JK kan dulu Ketum DPP Golkar, kan juga nggak apa-apa," sambung Jokowi.

  Manuver Luhut jelang Munaslub Golkar terdengar lebih santer dari pergerakan JK. Sejumlah timses kader sudah mendengar eks Kepala Staf Presiden itu aktif 'menjual' nama Jokowi untuk mendukung Novanto ke pengurus DPD-DPD II Golkar. Kabar itu telah dibantah.

  JK, meski senyap, namun manuvernya bisa tetap terbaca. Tentang caketum yang dia dukung di munaslub, JK memang tidak pernah buka-bukaan. Hanya saja bila melihat ke belakang, caketum Ade Komarudin pernah meminta restu JK pada Selasa (20/4/2016).

  Pernah berdiskusi soal masa depan Golkar hingga sejumlah kebijakan pemerintah. Akom yang merupakan Ketua DPR ini mendapat sambutan hangat dari JK.

  Biasa ,ketika menerima tamu, JK sangat jarang mengantarkan tamunya untuk pulang kecuali tamu tersebut adalah tamu negara. Tapi, waktu itu tangan kanan JK berada di pundak Ade Komarudin sambil berjalan keluar dan tertawa bersama-sama.(dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!