Berita Terkini

Polres Rohul Gerebek Gudang Pupuk Bersubsidi

Minggu, Mei 01, 2016
Loading...
RokanHulu:Riaunet.com~Gudang penyimpanan pupuk subsidi di Bondar Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai digerebek Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu (Rohul), polisi menyita sedikitnya 15,2 ton pupuk berbagai merk serta menangkap seorang pelaku bernisial AT (43).

Dalam penggerebekan pada sabtu (10/4)lalu, polisi menyita Barang Bukti (BB) yaitu, pupuk NPK Phonska 254 sak, pupuk Urea 45 sak, dan pupuk ZA 5 sak, dengan 15,2 ton.

Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK, M.Hum melalui Paur Humasnya ,Ipda Efendi Lupino, menyebutkan telah mengamankan seorang warga Tanjung Baru RT 05/ RW 02 Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai yang diduga penyalahgunaan pengadaan dalam penyaluran pupuk bersubsidi. 

Sabtu kemarin, anggota Satreskrim Polres Rohul mendapat informasi bahwa ada gudang yang menyimpan dan memperjual belikan pupuk bersubsidi di Bondar Desa Tambusai Barat. 

"Dengan imformasi tersebut ,Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan Novianto, mendatangai sebuah toko milik AT yang diduga dijadikan gudang ," sebut Ipda Lupino melalui pres rilisnya Minggu (1/5/2016).

Digudang tersebut, polisi 304 karung pupuk bersubsidi (15,2) ton, terdiri dari pupuk NPK Phonska, pupuk Urue, dan pupuk ZA.

"Saat digerebek pria itu (AT) tidak bisa perlihatkan izin penyaluran terhadap pupuk bersubsidi itu (RDKK, SPJB)," ujar Ipda Lupino.

Lupino mengatakan bahwa AT bukan distributor atau pengecer resmi pupuk bersubsidi. Dari hasil interogasi awal, diketahui pupuk bersubsidi yang berasal dari wilayah Sibuhuan Tapanuli Selatan (Sumut) dan distrbusinya bukan di wilayah Rohul.

AT terancam Pasal 30 ayat 3 Permenadag nomor 15/Dag/Per/2013 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi sektor pertanian. 

"Saat ini Barang Bukti (BB) dan Palaku telah diamankan ke Mapolres Rokan Hulu untuk penyelidikan," tutup Ipda Efendi Lupino. (Fah)