Ini Sosok Kompol Achmad Gusti Hartono Yang Pernah Menjabat Kapolsek Tualang

Perawang:Riaunet.com~Berada di koridor moral dan hukum, Achmad Gusti Hartono, anak dari pasangan Suami istri H Amir Hamzah-Hj Zuronani Polisi yang dikenal sangat Dekat Dengan Masyarakat .Komisaris Polisi (Kompol)Achmad Gusti Hartono merupakan polisi yang pernah menjabat menjadi Kapolsek Tualang, Polres Kabupaten Siak Provinsi Riau periode 2015-2016.

Sebelum bertugas di Tualang beliau bertugas sebagai Kapolsek di Dumai Barat Kota Dumai Provinsi Riau, Pria yang akrab di sapa Komandan Gusti tersebut berprinsip tugas Polri harus berada di koridor moral dan hukum, 
Moral Polisi itu harus kuat, hukum harus dikuasai serta banyak meminta petunjuk kepada Allah SWT agar diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai seorang Polisi.

Prinsip tersebut dibawa beliau sejak  lulus Akpol tahun 2002 lalu, berkat kegigihan beliau dan selalu meminta petunjuk kepada Allah SWT agar diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai seorang Polisi,
Beliau diamanatkan oleh pemimpin kepolisian Republik Indonesia memegang jabatan penting.

Penempatan pertama beliau sebagai pelayan masyarakat yaitu di Kalimantan Timur sebagai Waka SPK Poltabes Samarinda, kemudian dilanjutkan menjabat Ka SPK Poltabes Samarinda dan Kasubnit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir.

Seiring jalan, kiprahnya mulai dikenal masyarakat dan diapresiasi oleh pimpinan beliau, di percaya memegang amanah sebagai Kanit Reskrim Polsek Palaran serta Kanit Reskrim KPPP.

Kiprah beliau tidak sampai disitu aja, beliau kembali dipercaya menjabat Wakapolsek Samarinda Seberang, kemudian meningkat lagi menjadi Panit Tipiter Ditreskrim Polda Kaltim. 

Pria yang dari kecil bercita-cita menjadi seorang Polisi tersebut, kemudian melanjutkan pendidikannya, beliau Mengikuti Pendidikan PTIK tahun 2007.

"Usai melaksanakan pendidikan PTIK tahun 2007, beliau kembali ke Kalimantan Barat, jabatan-jabatan penting mulai dikuasainya,
Mulai bertugas sebagai  Panit, Kapolsek, sampai. menjabat Kasat Reskrim Polres Singkawang.

Setelah diterpa berbagai pengalaman dia dapat selama memegang jabatan penting Komandan Gusti kembali dipercaya menjadi 
Pengasuh Taruna Akademi Kepolisian di Semarang Jawa Tengah tahun 2010 hingga 2012. Kemudian dilanjutkan menjadi Kasat Taruna Detasemen 45 Akpol Lemdikpol. 

"Kesuksesan dan kegigihan beliau tersebut tidak luput dari dorongan sang isteri, Irene Paramitha yang kerap mendampingi beliau selama bertugas. 
Namun selama beliau bertugas, dia memiliki kesan tersendiri di Polsek Tualang dan bahkan tidak lupa seumur hidupnya.

"Dua hal kenangan yang tidak mungkin saya lupakan di Kecamatan Tualang ini," Kata Kompol Achmad Gusti Hartono.

Dua hal tersebut, lanjut Achmad, adalah waktu kami mengungkap pembunuhan di seberang Feri Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang, kabupaten Siak.

"Kami bekerja siang dan malam sampai siang lagi untuk mengungkap pelaku pembunuhan yang sadis tersebut, Namun ada masyarakat datang kepada kami menginformasikan bahwa dia tau pembunuhnya, kurang lebih 5 menit imformasi tersebut itu sangat berharga dibandingkan kami bekerja siang dan malam untuk mengungkap pelaku tersebut," cerita gusti sembari tersenyum menceritakan pengalaman tersebut.

Ayah dari dua orang anak yaitu Kayla Amitaazura dan Ahmad Umar Khalid Wicaksana mengaku, apresiasi dengan masyarakat Tualang, Kenapa tidak, disamping membantu kinerja polisi, masyarakat Tualang sangat kompak padahal disini masyarakatnya heterogen.

"Tokoh masyarakat seperti toko adat sangat kompak, seperti yang terjadi pembunuhan di dijalan pipa, semua tokoh adat berkumpul dilokasi tersebut untuk menenangkan situasi, yang membuat saya tidak  terlupa waktu itu, saya disuruh berbicara untuk menyampaikan kronologis kejadian di hadapan 1000 orang yang Notabene semua suku, akhirnya masyarakat menerimanya," Kata Gusti ,sapaan masyarakat Tualang.

Pria kelahiran Palembang 21 Agustus 1981 tersebut memiliki kedekatan emosional terhadap masyarakat Tualang, bahkan kerap kali mendapat pujian sebagai Kapolsek gantengn ramah dan mudah bergaul dengan masyarakat Tulang tersebut.

Dimata masyarakat Acmad juga sosok yang ramah dan memberikan pelayanan baik" bapak berkiprah 1 tahun 1 bulan, banyak terasa terbantu melayani kami para masyarakat. Kami mohon maaf apabila tingkah laku ragam yang tidak sesuai. Masyarakat sangat kaku soal aturan, sehingga terlihat kebodohan,"tutur Ketua LAM Kecamatan Tualang Abdul Razak.

Sedangkan Dimata Upika ,Kami mengakui keberhasilan gusti, selama bertugas memberikan apresiasi, banyak kebijakan, masalah ketertiban. Ada SAKA Bayangkara, Pramuka terbaik tingkat Kabupaten siak, membuat car fray day. Dan Tualang diwacanakan menjadi kampung tertib lalu lintas.

Ini kerjasama yang baik antara Polisi dan masyarakat," Kata Camat Tualang Zulkifli Msi.

Lanjut camat, dia (Komandan Gusti ) memiliki paras wajah yang mempuni yaitu ketampanannya memiliki gaya tarik sendiri.
  
"Waktu itu, ada ibu yang ngomong ganteng masih muda. Terus terang melihat sosok supel, tidak begitu kelihatan polisi, tak menakukkan, banyak masyarakat suka, Kerjasama dengan upika baik, " Imbuh Camat.(lz)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!