SDN 6 Sungai kayu ara Kembalikan Murid kepada Orang Tua

SIAK:Riaunet.com~Sekolah Dasar Negeri 6 (SDN 6) sungai kayu ara, kecamatan sungai apit, kabupaten siak, senin (23/6/2016) menggelar acara Penyerahan kembali murid kelas VI tahun ajaran 2015/2016 dari pihak sekolah kepada wali murid sekaligus memperingati Isro Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan menyambut akan masuknya bulan suci romadhan.

Acara ini dihadiri juga oleh penghulu kampung sungai kayu Ara, Baharudin, kepala sekolah Maslaini S.Pd, kepala UPTD pendidikan dan kebudayaan yang diwakili oleh wiwin, ketua komite, Ustd atlas, tokoh masyarakat dan orang tua wali murid beserta siswa-siswi.

Kepala sekolah SDN 6 Sungai kayu ara Maslaini S.Pd mengatakan bahwa sudah enam tahun lamanya murid kelas VI tersebut menjalani pendidikan di bangku sekolah. yang mana enam tahun lalu orang tua mereka menyerahkan anaknya ke sekolah, dan sudah tiba saatnya, ketika mereka sudah menyelasaikan sekolahnya di bangku SD itu, mereka harus dikembalikan ke masing-masing orang tua wali murid.

"Meski terasa sedih disaat mereka (murid kelas VI) meninggalkan sekolah ini, namun harapan kami, anak- anak yang baru menamatkan sekolah ini bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Kalian baru menyelesaikan pendidikan kalian di bangku sekolah dasar, masih banyak lagi pendidikan yang harus kalian tempuh. Pesan saya, lanjutkan terus pendidikan kalian, karena dengan pendidikan akan bisa merubah hidup kalian, dan begitu juga kepada orang tua wali murid agar selalu mendukung serta motivasi anaknyak, untuk bisa melaniutkan pendidikan untuk lebih tinggi," kata Maslaini.

Selain itu ,menjelang akan masuknya bulan suci romadhan, yang mana kata-kata guru guru terhadap anak murid dan begitu juga kepada orang wali, ada yang enak didengar maupun tak enak didengar, maka dari itu kami dari pihak sekolah mohon maaf sebesar besarnya," tambahnya.

Sementara itu penghulu kampung sungai kayu ara permai, Baharuddin menyampaikan kepada orang tua wali murid jangan di ambil hati kalau guru- guru marah terhadap anak murid, karna guru marah terhadap anak murid bukan dia marah, tetapi guru itu memberi didikan terhadap anak murid, supaya anak murid bisa disiplin, jadi jangan masalah kecil dibesar besarkan. 

"Kalau guru guru kita tak bisa marah terhadap anak murid, macam mana anak kita bisa terdidik dan terserap ilmunya, karna guru takut disaat guru menegur anak murid tersebut anak murid melawa. Dan guru tak mau ambil resiko terpaksa guru memberikan pelajaran hanya sekedar mengajar dan tidak mendidik anak. Jadi kita sebagai orang tua harus bisa memilih, lihat dulu permasalahan jangan asal lapor saja," imbuhnya. (Dra)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!