Alfedri: Jauhkan anak kita dari pergaulan yang menyimpang.

SIAK:Riaunet.com~Safari Ramadhan secara tidak langsung dapat memperkuat persatuan dan kebersamaan baik dikalangan masyarakat sendiri maupun masyarakat dengan pemerintah. 

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Siak, H Alfedri pada malam ke 21 Ramadhan di mesjid Nurul Hijrah kelurahan Simpang Belutu Kecamatan Kandis, Sabtu (25/6/2016) dalam acara kunjungan Safari Ramadhan Pemkab Siak-riau.

Dengan safari Ramadhan maka seseorang akan mengetahui pokok masalah yang dihadapi masyarakat yang selama ini belum sepenuhnya terapresiasi secara baik. Aspirasi dan harapan masyarakat bisa menjadi masukan secara langsung bagi pemerintah untuk ditindaklanjuti pada masa-masa yang akan datang,"tambah Alfedri. 

Malam itu Alfedri tidak sendirian, beliau di temani oleh Asisten III Administrasi Umum, Jamaluddin dan sejumlah pejabat lainnya, termasuk Camat Kandis, Indra Admaja, Lurah Simpang Belutu serta jamaah shalat tarawih. 

"Kedepan kami akan fokus terhadap pembangunan jalan dari Simpang Belutu menuju ke Muara Bungkal kecamatan Sungai mandau. Semoga dengan di bangunnya jalan ini nanti, akan menjadi akses untuk mempercepat perjalanan dari Kandis menuju ke ibukota kabupaten, yang biasanya ditrempuh 2-3 jam, dan akan bisa berkurang menjadi 1-2 jam.

“Selain akan membangun jalan, kami juga akan membangun jalan atau gang yang ada di setiap kampung-kampung dan dana pembangunan itu berasal dari APBD Desa, membantu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sehingga angka kemiskinan di Kabupaten Siak akan terus  berkurang," kata Alfedri.

Disamping itu, lanjut pria 49 tahun ini, kekhawatirannya terhadap generasi penerus, hal ini karena perkembangan zaman dan pergaulan yang tidak sepantasnya. 

Tak bosan-bosannya Ia yang juga Kepala BNK Siak mengajak orang tua untuk menjaga anak-anaknya agar terhindar dari pengaruh negatif. Misalnya, penyalahgunaan narkoba, ngelem, kekerasan seksual terhadap anak dan lain-lain,"ujar Alfedri lagi. 

Kasus ngelem ini cukup tinggi di Siak, apalagi barangnya yang mudah di dapat. Oleh karena itu Bupati Siak sudah mengeluarkan surat edaran tentang pembelian lem, dimana para penjual di larang menjual lem kepada anak-anak. 

Menyikapi hal tersebut, jauh-jauh hari Pemerintah Kabupaten Siak sudah membuat program untuk menjauhkan anak-anak dari pergaulan bebas, yakni Program magrib mengaji, pembuatan pesantren di setiap Kecamatan dan pembuatan rumah tahfiz Al-Qur’an, yang alhamdulilah sudah banyak berdiri di hampir setiap Kecamatan dan semua itu juga merupakan program penunjang untuk meciptakan masyarakat yang agamis," ucap Wabup. 

Namun demikian peran orang tua dan masyarakat sangat kami harapkan untuk mengawasi agar anak-anak terhindar dari perbuatan yang merugikan dirinya sendiri," tambahnya. 
Dalam kesempatan itu juga camat Kandis, Indra Atmaja mengatakan  untuk tahun lalu pendapatan zakat Kecamatan Kandis tidak sesuai dengan target, karna masih banyak masyarakat yang belum membayarnya. 

"Dirinya menghimbau agar masyarakat yang mampu untuk ikut berzakat," kata Indra. 

Seperti biasa, Pemerintah Kabupaten Siak memberikan bantuan berupa 1 rol sajadah dan Al-Quran terjemah serta santunan untuk anak yatim yang berjumlah 270 orang, dan masing-masing anak akan menerima Rp 200 ribu. 

Sebelumnya Wabup dan rombongan buka puasa bersama masyarakat dan sholat Magrib serta dilanjutkan dengan sholat tarawih berjamaah. (rdk/Hms).

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!