Awas Peredaran Uang Palsu Melalui Pasar Takjil

Malang~Lelaki dengan inisial GOK (45) ditangkap personel Polsek Blimbing. pria ini diduga merupakan pelaku peredaran uang palsu ke warung-warung takjil dan peracangan di sekitar Kota Malang. Modus yang biasa dilakukan GOK dengan membeli jajanan atau minuman saat sedang ramai pembeli. 

Disitulah dia membeli makanan dan sejenisnya senilai Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu untuk mendapatkan kembalian uang asli. 

GOK beroperasi selalu menggunakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu. Dia mengaku sudah mengedarkan uang palsunya sebanyak Rp 1,8 juta dari Rp 2 juta uang palsu yang dia punya. 

Uang palsu GOK tersebut dibelinya dengan harga Rp 600 ribu untuk Rp 2 juta uang palsu pada Saniman (48) warga Pasuruan. 

"Dia ditangkap saat membeli jeruk di sekitar terminal Arjosari dengan lembaran uang palsu Rp 100 ribu," kata kapolsek Blimbing, Kompol Gatot Setiawan, Sabtu (28/62016).

GOK mengaku sengaja membelikan uang palsunya ke pasar takjil dan toko-toko kecil karena tempat tersebut tidak pernah dilengkapi CCTV. Selain itu, di pasar takjil selalu ramai pembeli sehingga saat beraksi tidak kelihatan.

"Penjual takjil bahkan tidak ada yang memiliki pendeteksi uang palsu," ujarnya. 

Dia sempat dibawa polisi ke sejumlah pasar takjil tempatnya melakukan transaksi. Salah satunya di pasar takjil jalan Sukarno-Hatta. 

"Namun saat dibawa ke sana penjual yang dicari tidak ada. Kemungkinan sudah nggak jualan, karena bangkrut," imbuhnya. (mdk) 

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!