Dalam 1 Hari 11 Pengedar Narkoba Ditembak Mati Oleh Polisi Filipina

Filipina~Polisi negara Filipina berhasil membunuh 11 tersangka pengedar narkoba dalam operasi yang berlangsung akhir pekan lalu. Kejadian ini dengan mangkin meningkatnya pembunuhan terkait narkoba sejak Rodrigo Duterte terpilih menjadi presiden baru Filipina. 

Hampir seluruh Media diFilipina hari ini memberitakan, para pengedar narkoba itu tewas ditembak ketika mereka melawan saat operasi digelar di Manila, Laguna, Bulacan, Rizal, Bohol dan Cebu pada akhir pekan. Polisi menyatakan, beberapa orang dari mereka tewas dalam operasi penyamaran.

"Agen kami membunuh dua pengedar narkoba dalam operasi penyamaran," kata Adriano Enong, kepala kepolisian, sebelah timur ibukota Manila, yang dilansir kantor berita Reuters, Senin (20/6/2016). 

"Terjadi baku tembak antara para polisi yang menyamar dengan para pengedar narkoba ketika orang-orang ini menyadari bahwa mereka telah menjual narkoba senilai 500 peso kepada para polisi.

Dia telah berjanji akan memberantas kejahatan dalam waktu enam bulan. Figur kontroversial itu bahkan memberikan izin bagi kepolisian untuk menembak mati para tersangka pelaku. Duterte bahkan mengancam, para polisi yang ketahuan terlibat dalam perdagangan narkoba akan mengalami nasib yang sama,"imbuhnya.

Juru bicara Kepolisian, Wilben Mayor mengatakan, 40 lebih tersangka narkoba telah tewas sejak terpilihnya Duterte dalam pemilihan presiden pada 9 Mei lalu. Angka ini melonjak tajam jika dibandingkan dengan 39 kematian tersangka narkoba yang tercatat selama empat bulan sebelum terpilihnya Duterte.

Dulunya Duterte menjadi Wali Kota di Davao City selama lebih dari 20 tahun. Kelompok-kelompok HAM mendokumentasi total 1.400 pembunuhan yang tak terungkap di wilayah itu sejak tahun 1998. Dari mereka yang tewas adalah para pelaku kejahatan ringan dan pengedar narkoba kelas jalanan. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!