Inilah Sosok Polisi Yang Tak Jijik Saat Memandikan Gelandangan

Jakarta~Sebelum Terik Matahari tiba, Aiptu Ponijan menerima panggilan telepon dari warga pada pukul 07.00 WIB pagi. Kepala Kepolisian Sub Sektor (Kapolsubsektor) Pegangsaan Menteng ini menerima laporan ada seorang gelandangan di depan rumah warga. 
Menerima laporan warga tersebut Ia pun bergegas menuju ke lokasi bersama anggotanya. Di depan Pegadaian Inkopol, Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakpus, Ponijan melihat sosok pria tua yang terbaring lemah, persis seperti laporan warga.

"Warga ada yang telepon, melaporkan bahwa ada seorang gelandangan sudah tiga hari di depan pegadaian itu tergeletak," ujar Ponijan, Sabtu (25/6/2016).

Saat itu ponijan mengenakan kaos polisi dengan senjata api yang masih tersarung di pinggang kanannya itu bergegas mengecek kondisi pria berusia sekitar 70 tahun itu. Dan langsung menempelkan telunjuknya ke hidung pria itu dan mengecek denyut nadinya. 

"Masih bernafas, masih hidup. Sepertinya sakit, tangan kirinya tidak bisa bergerak, kemudian ditanya juga tidak jelas ngomongnya," jelasnya.

Pria tak beridentitas itu harus segera dibawa ke rumah sakit. Tapi siapa yang mau membawa gelandangan yang berbadan kumal dan pakaian koyak, apalagi aromanya tidak sedap karena dipenuhi kotoran di tubuhnya sendiri.

"Di mana-mana kotor. Mungkin dia buang air besar dan air kecil di situ selama 3 hari sehingga saya minta selang sama warga, langsung tak mandiin," ujarnya.

Merasa jijik bagi Ponijan untuk membersihkan pria itu tidak ada, sebelum akhirnya dibawa ke puskesmas untuk diobati. Seorang warga memberikan pakaian ganti untuk pria tersebut. 

"Enggak jijik tuh. Karena dulu sebelum masuk kepolisian, saya ikut PMR dan biasa dengan hal itu. Secara kemanusiaan juga kan kasihan kalau Bapak itu tidak ada yang menolong," ucapnya.

Selesai dimandikan, pria itu kemudian dibawa pihak kelurahan ke puskesmas terdekat. 

"Kebetulan saya tidak ikut mengantar. Informasi terakhir Bapak itu mau dirujuk ke RS Budi Asih. Tadi sempat saya periksa barang-barangnya tapi tidak ada identitas. Mungkin pengemis dari luar kota kemudian karena lelah dia beristirahat di situ," kata Ponijan.

Ponijan sungguh tulus, karena dapat membantu warga yang kesusahan, apalagi di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.(dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!