Jelang Lebaran, Ribuan Guru Madrasyah Di Bengkalis Bakal Tak Terima Honor



Bengkalis:Riaunet.com~Ribuan guru madrasyah se-Kabupaten Bengkalis belum bisa menerima gaji menjelang lebaran tahun ini, karena ada terjadi kesalahan dalam proses anggaran. Kendati demikian, Pemkab Bengkalis berjanji akan mengalokasikan anggaran untuk honor guru madrasah dalam APBD Perubahan tahun 2016, ketentuan sebagaimana dalam Permendagri No 14 Tahun 2016.

”Hasil dari pertemuan tadi inilah hasilnya, dalam waktu dekat memang belum bisa dibayarkan, namun Pemkab Berjanji akan mengalokasikan anggaran gaji guru madrasah di dalam APBD P.

Dihimbau kepada teman-teman guru madrasah untuk bersabar, ya paling tidak tunggu sampai 3 bulan lagi lah,” kata Ketua Persatuan Guru Madrasah (PGM), H Ridwan Ahmad usai menghadiri pertemuan di kantor Bupati Bengkalis, Senin (20/6/2016). 

Ridwan menjelaskan, dalam pertemuan tersebut dirinya juga bertanya apakah ada pihak ketiga yang sanggup menalangi pembayaran honor guru madrasah, walau hanya untuk satu bulan saja. Namun Pemkab Bengkalis tidak bisa menjawab,"tambahnya.

Plt Sekda Bengkalis, H Arianto juga menjelaskan, berdasarkan Permendagri Nomor 14 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, bahwa penganggarannya harus ada proposal pengajuan yang disampaikan kepada Bupati," lanjutnya.

Proposal pengajuan tersebut sejauh ini belum terpenuhi, sehingga dana hibah Pemkab Bengkalis kepada Kementerian Agama Bengkalis tidak dapat direalisasikan, termasuk pembayaran gaji guru Madrasah yang mengabdi, mulai dari guru-guru MI, DTA, MTs dan MA. 

”Mekanismenya harus ada proposal pengajuan yang disampaikan Kemenag. Kendati demikian, sebagai solusinya akan dianggarkan di APBD-P 2016 mendatang,” ujar Arianto. 

Menurut dia, honor ribuan guru Madrasah di Kabupaten Bengkalis yang tertunda ini tetap akan dibayarkan selama 12 bulan. Namun terkait penambahan gaji honor yang diusulkan perwakilan guru-guru Madrasah seperti disampaikan Ketua Persatuan Guru Madrasah (PGM) H Ridwan, Arianto belum bisa menjawab.

”Khusus usulan penambahan gaji honor guru-guru Madrasah ini tetap kita tampung dan akan dipertimbangkan,” imbuhnya . 

Keinginan agar pembayaran honor guru Madrasah mulai tahun ini yang tidak ingin dikelola oleh Kemenag Bengkalis lagi, Arianto menyebut pihaknya akan membahas hal itu. (rls)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!