Ketua DPRD Rohul Bantah, Pelayanan Kesehatan Pasien KK/KTP Dihentikan Karna Hutang Tunda Bayar



  RokanHulu:Riaunet.com~Dengan adanya issu bahwa Pelayanan kesehatan bagi pasien berobat yang menggunakan Kartu Keluarga (KK) dan
Kartu Tanda Penduduk (KTP)di rumah sakit umum Daerah pasir pengaraian kabupaten rokan hulu dihentikan per 1 juli 2016.

  Pelayanan kesehatan ini
dihentikan karna hutang klaim bpjs dan hutang obat senilai 4.8 milyar tertunda pembayarannya.

  Menanggapi hal tersebut, ketua DPRD kabupaten Rokan Hulu-riau, Kelmi Amri membantah.

  Menurutnya penyebab layanan kesehatan ini diberhentikan karena hasil evaluasi dari pemerintah provinsi riau yang mencoret kegiatan tersebut, sehingga kegiatan ini yang setiap
tahunnya dianggarkan dalam APBD, dan ditahun 2016 ini tidak lagi
dianggarkan.

  Kelmi juga membantah jika program ini dihapuskan karna ada kaitannya dengan hutang obat atau hutang klain bpjs dari pemkab rohul senilai 4.8 milyar rupiah atau tunda bayar tahun 2015 lalu," tegas Kelmi, selasa (26/7/2016).

  “Tidak ada kaitannya dengan hutang tunda bayar tahun 2015, baik hutang
klaim bpjs atau hutang obat. pelayanan kesehatan yang menggunakan kk dan ktp ini dihentikan berdasarkan evaluasi pemrov riau.

  Dijelaskan Kelmi pemkab rohul sempat mengajukan anggaran untuk
kegiatan ini ke dprd rohul, dan itu disepakati, namun oleh pemrov riau
program ini ditiadakan lagi, sesuai hasil evaluasi," ujar Kelmi.

  Dalam hal ini pemkab dan dprd rokan hulu tidaklah dapat membuat kebijakan sendiri.

  "Karena sekuat tenaga sudah diupayakan, namun program kesehatan untuk masyarakat miskin bagi yang tidak punya jamkesmas dan jamkesda atau bpjs ini tetap dihapuskan," tutup Kelmi. (Na)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!