LSM BPN ICI Laporkan Adanya Dugaan Penggelapan dan Penipuan Atas Surat Tanah Ke Polres Bengkalis



Bengkalis:Riaunet.com~Lembaga Swadaya Masyarakat Badan Pekerja Nasional Indonesia Coruption (LSM BPN ICI) Provinsi Riau melaporkan Bl alias Djuli dan Sam, warga  Desa  Tanjung Belit Kecamatan Siak Kecil ke Polres Bengkalis terkait dugaan penggelapan dan penipuan atas surat tanah/lahan.

Ketika Sam dan Bl mengadakan kerjasama dalam meminjam surat tanah/lahan kepada oknum pegawai camat Siak Kecil melalui Kasi Pemerintahan Siak Kecil, diduga digunakan untuk kepentingan pribadi dan memperkaya diri, atas perbuatannya dapat merugikan orang lain dan masyarakat. 

Berdasarkan surat LSM BPN ICI no 07/BPN-ICI/R/VI/2016 tanggal 28 Juni 2016 dinyatakan bahwa dalam surat pernyataan atas nama Sam dan Bl telah meminjam surat tanah/lahan dengan alasan untuk mempelajari status tanah/lahan dalam kasus sengketa tanah Desa Lubuk Muda dan Desa Tanjung Belit, yang dipinjam pada tanggal 31 Maret 2008 sebanyak 22 surat, dan akan dikembalikan pada 15 April 2008 dalam waktu selama 15 hari. 
Sementara surat tanah/lahan tersebut adalah dokumen kecamatan. 
Bahkan dalam meminjam surat tersebut terdapat perjanjian bahwa Sam akan segera mengembalikan surat tanah tersebut. 

"Jika saya tidak mengembalikan surat tanah yang saya pinjam sampai tepat waktu yang telah ditentukan, maka saya bersedia dituntut sesuai dengan perundang undangan yang berlaku di wilayah RI, surat pernyatan tersebut  bermaterai 6000 dan ditandatangani terlampir foto copy." Kata Darwis Ak, Direktur LSM BPN ICI Provinsi Riau Ketika ditemui dikantor DPRD Bengkalis senin,(18/7/2016).

Dijelaskannya, kita juga sudah menghubungi Camat Siak Kecil melalui ponselnya, dan Camat membenarkan, dengan mengatakan sampai sekarang surat tanah/lahan yang dipinjam sebanyak 22 surat tersebut belum dikembalikan oleh Sam.

Menurut Darwis, apa yang dilakukan Sam dan Bl merupakan perbuatan penggelapan dan penipuan serta menghilangkan bukti dokumen atau tidak mengembalikan bukti dukumen milik Kecamatan Siak Kecil yang dinilai perbuatan untuk memperkaya diri dan merugikan masyarakat," jelas Darwis. 

Perbuatan ini melanggar KUHP pasal 378 tentang penggelapan, dan dapat diancam pidana dengan hukuman selama 4 tahun penjara dan denda Rp 900 ribu, dan penipuan pasal 372 diancam dengan hukuman selama 4 tahun penjara. 

"Atas dasar itu, Darwis AK mengharapkan penyidik Polres Bengkalis untuk memproses Sam dan Bl atas dugaan tindak pidana sesuai dengan undang undang yang berlaku," tutup Darwis. (rdk/rls)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!