Masyarakat Resah Lampu Jembatan Meredan Mati Total, Diduga Jadi Sarang Mesum



SIAK:Riaunet.Com~Masyarakat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak mengaku resah dengan Mati totalnya Lampu di Sepanjang Jembatan Sultan Syarif Kasim atau yang lebih dikenal dengan Jembatan Meredan, dengan matinya lampu tersebut kini oleh pasangan muda-mudi dimanfaatkan untuk merajut kasih di sepanjang Jembatan yang menjadi Icon Masyarakat Tualang tersebut. 

Hal itu terlihat banyaknya pasangan Muda-mudi yang bukan mukrim berhenti dibadan jembatan untuk melakukan perbuatan yang diduga mesum tersebut.

Menurut Riki salah seorang warga Tualang mengaku resah dengan ulah pasangan muda-mudi tersebut.

"Itukan Jembatan tempat akses masyarakat bukan tempat pacaran,"Kata Riki 

Menurutnya, banyak pasangan muda mudi berpacaran, ini disebabkan karena disepanjang jembatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Tualang tersebut lampunya mati.

"Itu di karenakan mati lampu, jadi kesempatan muda mudi untuk berhenti dan sekaligus melihat keindahan di Kota Industri tersebut,"Urainya. 

Namun, bukan itu saja, selain lampunya mati, jembatan meredan tersebut diperparah lagi dengan lubang-lubang yang bertaburan disepanjang jembatan.

"Jembatan tersebut sudah mulai renggang, itu dikarenakan karet penyambung jembatan sudah mulai hilang sehingga lubang bertaburan dimana-mana ditambah lagi tekanan dari atas bawah, yaitu mobil bertonase over kapasitas masih terus melintasi di jembatan tersebut," Pungkasnya. 

Riki berharap kepada dinas terkait untuk dapat memperbaiki lampu jembatan tersebut agar tetap menyala dan memperhatikan jembatan meredam tersebut sehingga menambah keindahan jembatan yang telah menghabiskan anggaran Milyaran rupiah," harapnya.

Sementara itu, Kadis BMP Kabupaten Siak Irving Kahar melalui Kabid Bina Marga Ardi saat dikonfirmasi melalui seluler tidak diangkat smspun tidak dibalas. 

Informasi yang berhasil di himpun oleh riaunet.com, Selasa (12/7/2016) bahwa Lampu jembatan meredan berasal dari daya pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan sekarang umur lampu sudah mulai tua dan rusak, namun dilapangan, baterai lampu sudah mulai hilang diduga dicuri oleh oknum tertentu.

Sementara itu, Pos Dinas Perhubungan siak (Dishub) yang diharapkan untuk mengawasi Jembatan Sultan Syarif Kasim atau lebih dikenal Jembatan meredan bagaikan tidak berfungsi, padahal pos tersebut dihuni oleh anggota dinas perhubungan (iz)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!