Di Rohil Wacana Program Full Day School Masih Picu Pro Dan Kontra


RokanHilir:Riaunet.com~Dengan adanya Wacana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI), Muhadjir Effendy yang akan menerapkan full day school atau belajar seharian penuh bagi sekolah tingkat SD dan SMP.

Menanggapi hal tersebut, KaKementerian Agama kabupaten Rohil ,H Agustiar ,SAg mengatakan memang ada baiknya namun secara pribadi kurang setuju dengan wacana adanya full day schcool tersebut.

"Coba kita bayangkan, seharian penuh Siswa belajar mulai dari hari senin hingga sabtu dan pulangnya hingga sore, jadi kapan siswa akan menuntut ilmu agama disekolah agama, otomatis peluang siswa untuk belajar mengaji tertutup oleh waktu ," Kata Agustiar.

Dampak program full day School nantinya, lanjut Agustiar, program mengaji bakal hilang, karena siswa tak sempat untuk belajar ilmu keagamaan.

"Jadi pada prinsipnya secara pribadi saya kurang setuju dengan ful day School tersebut," ucapnya. 

Dijelaskan Agustiar, jika siswa tidak punya kesempatan menuntut ilmu agama dikarenakan keterbatasan waktu oleh program full day School tersebut, bagaimana nasib siswa-siswi mereka dimasa mendatang.

"Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan Provinsi Riau melalui Disdiknya mendukung rencana kebijakan sekolah seharian penuh atau full day school yang digagas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy baru-baru ini," jelas Agus. 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Rohil, Amirddin menyebutkan Kami setuju dengan gagasan mendikbud  tersebut yang sifatnya masih wacana, bagaimana nantinya itu kita tunggu respon dari masyarakat.

Saya setuju terhadap wacana tersebut apabila infrastruktur sarana dan prasarana sekolah didaerah sudah memadai dan tidak ada masalah," Ujar Amiruddin, Sabtu (27/8/2016). 

"Cuma resikonya sangat besar, dimana sekolah harus menyiapkan infrastruktur memadai seperti halaman sekolah, mushola, sarana olahraga, kantin dan lain sebagainya. 

Artinya fasilitas serba lengkap, tapi kalau di Rohil infrastruktur belum mendukung untuk itu," papar Amir. 

Dirinya menilai full day school bisa membangun karakter anak dan mengurangi kenakalan remaja karena seharian hanya belajar disekolah. 

"Di sisi lain sekolah penuh hingga sore ini akan menambah beban bagi orang tua murid, misalnya menambah uang jajan bagi anak-anaknya yang pulang hingga sore hari," ujar Amir. (Sr) 

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!