Jokowi Akan Hadirkan Pawai Kereta Kencana Berkuda Saat 17 Agustus

Jakarta~Dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-71 nanti ada yang berbeda. Soalnya Presiden Jokowi akan menghadirkan pawai budaya lengkap dengan kereta kencana dan pasukan berkudanya, sambil mengarak Bendera Sang Saka Merah Putih.

  Rencananya Pawai tersebut dimulai dari lapangan Tugu Monas menuju Istana Merdeka Jakarta. Nantinya Bendera Sang Saka Merah Putih akan diarak dengan kereta kencana yang ditarik oleh empat ekor kuda. Dan diserahkan ke Presiden untuk selanjutnya akan diserahkan ke Paskibraka untuk dikibarkan.

  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebutkan rangkaian tersebut merupakan keinginan dari Presiden Jokowi. Presiden ingin menghadirkan sesuatu yang beda dan bisa dinikmati masyarakat.

  "Ini upacara yang spesial. Tentunya kita harus, khususnya Presiden, jiwa seninya sangat tinggi melibatkan banyak masyarakat. Karena ini adalah pesta rakyat, sehingga untuk menarik itu dibuatlah acara-acara. Biar memiliki rasa Indonesia-an lebih tinggi lagi," sebut Gatot saat meninjau persiapan HUT di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (13/8/2016).

  Dijelaskan Gatot, tujuan kegiatan ini agar bisa dinikmati oleh masyarakat banyak. Dan bisa menyaksikan secara langsung.

  "Situasi seperti inilah Presiden utamakan masyarakatnya. Tentu boleh masuk, tapi lebih selektif ya," ujar Gatot.

  Dengan kegiatan kirab budaya ini, tentu akan ada penambahan personel keamanan khususnya pasukan berkuda. Untuk kuda akan dilibatkan dari Polri.

  "Kuda-kuda dilibatkan dari Polri yang sudah terlatih. Dengan Kereta kencana dan penambahan kuda. Mudah-mudahan ada nuansa masyarakat untuk makin mencintai Indonesia," ujar Gatot.

  Sebelumnya kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno bahwa Bendera Sang Saka Merah Putih akan diarak dari Monas.

  "Betul akan diarak dari Monas," kata Pratikno di Istana Negara Jakarta Pusat, Kamis (11/8) lalu.

  Sementara itu, Kepala Sekretariat Kepresidenan, Dharmansjah Djumala mengatakan tentang prosesi tersebut, Bendera Pusaka yang sarat nilai sejarah itu akan disiapkan prosesi khusus.

  "Bersifat khidmat, namun ada aspek juga kesederhanaan dan kemeriahan. Meriah, sederhana, namun tetap khidmat," kata Djumala.

  Diberitaan sebelumnya bahwa Bendera Pusaka akan dibawa oleh Ki Jaga Raksa, kereta kencana yang ini didatangkan dari Purwakarta. Prosesi yang diwarnai nuansa budaya itu rupanya ide Presiden Jokowi.

  "Dalam Beberapa minggu yang lalu, Pak Presiden sendiri yang menyampaikan bahwa bendera pusaka itu diperlakukan secara demikian," tutup Djumala. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!