Jokowi: Investasi Arus Dana Masuk Sangat Dibutuhkan Untuk Membangun Perekonomian Dalam Negri

Jakarta~Presiden Jokowi, Saat melakukan sosialisasi kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty menyinggung soal impor sejumlah bahan pangan yang dilakukan Indonesia. Seperti jagung dan gula. 

"Gula 3,4 juta ton impor. Jagung pun masih impor. Masak sih jagung masih impor, kebangetan. Padahal ditanam, 3-4 bulan sudah bisa panen," kata Jokowi di depan 10.000 peserta, di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Senin (1/8/2016). 

Dikesempatan itu juga Jokowi meminta mereka yang memiliki uang di luar negeri dan belum dilaporkan dalam surat pemberitahuan (SPT) pajak, agar segera memanfaatkan tax amnesty ini. Karena tarif tebusannya murah. 

Dana yang dibawa pulang atau direpatriasi oleh peserta tax amnesty, bisa diinvestasi di dalam negeri di sektor keuangan atau di sektor riil, seperti untuk membangun pabrik tebu, atau perkebunan jagung," ujarnya. 

Dijelaskan Jokowi soal kebutuhan investasi Indonesia untuk membangun sejumlah infrastruktur mulai dari pelabuhan, jalan tol, atau pun bandara. Dana repatriasi hasil tax amnesty ini, bisa membantu menutup kebutuhan tersebut. 

Investasi di Indonesia juga berpeluang di sektor pariwisata. Ada sekitar 10 daerah tujuan wisata baru yang dibuat oleh pemerintah. Seperti Mandalika, Morotai, Wakatobi, hingga Tanjung Lesung. "Silakan masuk bangun resort dan hotel, atau tempat entertainment," jelasnya.

Lanjut Jokowi, saat ini semua negara berebut investasi dan arus dana masuk dari luar negeri. Tax amnesty adalah terobosan yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menggaet dana milik warga negara Indonesia (WNI) yang selama ini disimpan di luar negeri. 

"Arus dana masuk ini dibutuhkan untuk membangun perekonomian di dalam negeri. Tax amnesty sudah ada kepastian payung hukumnya lewat Undang-Undang, jadi masyarakat tidak perlu ragu lagi," imbuhnya. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!