Ketua Umum Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Riau Sebut Ardo CS Inskonstitusional Jalankan KNPI Kampar

Kampar:Riaunet.com~Bahwasanya dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, generasi muda yang memiliki dinamika, militansi dan idealisme, menonjol peranan dan kepeloporannya dalam mencetuskan ide-ide pembaharuan, seperti dibuktikan pada tahun 1908 dengan Kebangkitan Nasional, tahun 1928 lahirnya Sumpah Pemuda, tahun 1945 dengan usaha merebut serta mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia. 

Tahun 1966 munculnya Orde Baru, dan tahun 1973 terbentuknya Deklarasi Pemuda yang melahirkan KNPI, serta tahun 1999 dengan semangat kejuangannya yang kritis, dinamis dan rasional untuk menegakkan Demokrasi, Keadilan dan Supremasi Hukum yang berakumulasi secara sinergik telah melahirkan era reformasi. 

Bahwasanya kaum muda sebagai sumber insani dan ahli waris serta penerus cita-cita bangsa perlu mempersiapkan dan membina diri menjadi kader-kader bangsa, agar dapat menjadi generasi penerus yang berpandangan rasional, berbudi pekerti luhur, dan memiliki keterampilan serta bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik. 

Hal ini disampaikan Ketua umum Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi Riau, Yusroni Tarigan, S.Sos, saat berbincang kepada riaunet.com melalui telpon selulernya, Senin (1/8/2016).

Bahwasanya, lanjut Yusroni, generasi muda Indonesia sebagai bagian dari Bangsa Indonesia memiliki tanggung jawab nasional untuk menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran kaum muda sebagai suatu bangsa yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945, serta berpedoman pada Haluan Negara, ikut serta mengisi kemerdekaan dengan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mempercepat pembangunan nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. 

Bahwasanya untuk melanjutkan dan melaksanakan cita–cita bangsa serta mempersiapkan tunas–tunas bangsa dengan panggilan sejarah dan mewujudkan tanggung jawabnya, maka Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan seluruh potensi pemuda Indonesia berhimpun dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dengan semangat kebersamaan untuk menumbuhkan, menggerakkan serta menyalurkan dinamika, militansi dan idealisme pemuda Indonesia demi tercapainya masa depan yang lebih baik," jelas Yusroni. 

Inilah kata-kata yang menjadi cambuk motivasi untuk menuangkan ide dan gagasan krtis, ilmiah, solutifnya kaum muda. Di sebutkan Yusroni, pemuda adalah harapan bangsa yang dituntut harus mampu menjadi pelopor perubahan, mampu memecah kebekuan dan kebuntuan dalam masyarakat. 

Bukan malah sebaliknya sekelompok penguasa mempolitisir gerakan kaum muda untuk segelintir oknum agar bercokol dan memperebutkan kekuasaan di bumi serambi mekah Kampar," sebutnya. 

"Rasanya seolah-olah sudah kehilangan kesadaran jika gerakan kaum muda sejatinya idealisme di renggut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan haus akan jabatan, Saya kecewa DPD KNPI Kampar telah keluar dari koridornya, membentuk KNPI sampai tingkat desa di tahun politik yang akan bermuara pada pada pencalonan Bung Ardo CS sebagai Calon Bupati Kampar,  Kantor KNPI dijadikan Rapat konsolidasi pemenangan Balon Bupati, OKP tidak di akomodir minimal Kantor KNPI di jadikan Sekre OKP di Kampar bukan Posko pemenangan Pilkada, Anggaran KNPI yang besar tidak tau pertanggung jawabannya, dll. 

Menyangkut KNPI sampai Ke Desa Yusroni menegaskan, "Padahal jelas dalam AD/ART tidak ada KNPI sampai tingkat desa," tegas Yusroni Tarigan, S.Sos. 

Ia juga memaparkan, dalam AD/ART hasil Kongres Jayapura 2015 dalam Bab VII mengenai Oraginasasi dan Kedudukan Pasal 11 tentang Hirarki dan Kedudukan KNPI jelas menegeskan secara struktur DPP sampai tingkat kecamatan dan di bantu oleh lembaga otonom KNPI.

"Pasal 11 tentang Hirarki dan Kedudukan Organisasi Berbunyi :

1. Organisasi KNPI Pusat terdiri dari Majelis Pemuda Indonesia (MPI) dan Dewan Pengurus Pusat (DPP KNPI), berkedudukan di Ibukota Negara.

2. KNPI Daerah Provinsi terdiri dari MPI di daerah Tingkat Provinsi dan Dewan Pengurus Daerah Tingkat Provinsi (DPD Tingkat Provinsi KNPI), berkedudukan di Ibukota Provinsi Daerah Tingkat Provinsi. 

3. KNPI Daerah Kabupaten/Kota terdiri dari MPI di daerah Tingkat Kabupaten/Kota dan Dewan Pengurus Daerah Tingkat Kabupaten/Kota (DPD Tingkat Kabupaten/Kota KNPI), berkedudukan di Ibukota Daerah Tingkat Kabupaten/Kota. 

4. Kecamatan/ Distrik KNPI terdiri dari MPI di daerah tingkat Kecamatan/ Distrik dan Dewan pengurus Kecamatan/ Distrik Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) berkedudukan di Ibukota Kecamatan/ Distrik. 

Jelas AD/ ART mengatakan dalam Dasar pendirian KNPI tidak ada KNPI Desa, kalau ini di ubah-ubah jelas tidak konstitusi, melanggar aturan berorganisasi ini jelas organisasi tempat berhimpunnya OKP dan jelas aturannya.

"Yusroni juga mempertanyakan Fungsi dan Wewenang Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kampar yang sejatinyan harus mampu untuk memberikan arahan dan masukan membangun KNPI yang Intelektual dan Berkemajuan baik kepada OKP maupun kepada DPD KNPI Kampar khususnya," paparnya. (rdk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!