Milad Riau Ke-59 Wujudkan Visi Riau 2020

Pekanbaru:Riaunet.com~Khazanah tradisi melayu Riau adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah Riau terbentuknya sebagai Provinsi. 
Nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah wilayah sangat berpengaruh terhadap kemajuan sebuah daerah, begitulah kekayaan sebuah tradisi dan sumber daya alam dalam kemajuan daerah. 

Tepatnya 9 Agustus 1957 (59) tahun yang lalu Riau melalui Undang-undang Darurat No 19 tahun 1957 tentang pembentukan daerah tingkat 1 Provinsi Riau bersama dengan Jambi dan Sumatra Barat, Riau resmi menjadi Provinsi.

Bicara Visi Riau, Tentunya dalam master plan Riau 2020 para pakar dan tim ahli telah mempersiapkan sebaik mungkin visi dan misi Riau, bahkan tidak ada celah untuk menolak atau menggugatnya. 

Melalui Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 36 Tahun 2001 tentang Visi Riau yakni, 

"Terwujudnya Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu dalam lingkungan masyarakat yang agamis, sejahtera lahir dan bathin di Asia Tenggara Tahun 2020. 
Untuk memberikan gambaran secara nyata sebagai upaya penjabaran Visi Pembangunan Riau 2020, maka perlu visi antara dalam visi 5 tahunan agar setiap tahap untuk periode pembangunan jangka menengah tersebut dapat dicapai sesuai dengan kondisi, kemampuan dan harapan yang ditetapkan berdasarkan ukuran-ukuran kinerja pembangunan. 

Tema yang digagas oleh Pemprov Riau yakni “Kita Tingkatkan Kinerja Pemerintahan Daerah terhadap pelayanan publik melalui penerapan sistem pemerintahan berbasis teknologi” serta logo HUT ke-59 Provinsi Riau yang dipublikasikan bertuliskan 59 Tahun Riau Go IT. 

Ini sebuah trobosan yang hebat jika Pemprov Riau bisa menerapkan dan melaksanakan Electronic Goverment dalam menjalankan Roda Pemerintahan di era Reformasi Birokrasi, dan Saya yakin penyerapan Dana APBD Riau 2017 mendatang akan lebih banyak dan lebih baik, karna lebih transfaran dan lebih mudah di akses publik. 

Hal ini disampaikan Ketua Umum DPP Perhimpunan Pemuda Riau (PPR), Yusroni Tarigan saat berbincang kepada riaunet.com, Senin (8/8/2016) di pekanbaru-riau.

Ia menambahkan, dari data Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) Pada Desember 2015 lalu adanya penilaian rapor perkembangan nilai akuntabilitas kinerja pemerintah provinsi se-Indonesia, Provinsi Riau menempati posisi ke-25 dengan nilai 54.73 nilai CC dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. 

"Ini adalah salah satu bentuk buruk potret Pelayanan dan Akubtabilitas pemerintah Riau, apakah terhadap masyarakat dalam pelayanan, maupun terkait fungsi penyelenggara pemerintah provinsi Riau terkait penyerapan anggaran yang tidak efektif dan efisien," kata Yusroni.

Dengan adanya E- Gov ini di harapkan Gubernur Riau beserta SKPD nya harus mampu meningkatkan penyerapan anggaran agar terlaksana pembangunan yang sustainebel dan mendongkrak nilai akuntabilitas birokrasi Riau ke 10 besar. 

Saya teringat Kata Guru Besar Universitas Islam Riau, Prof. Hasan Basri Jumin, "Visi Riau Akan Tercapai Jika Pendidikan di Prioritaskan" kata beliau saat acara diskusi serasehan," Ujarnya.

Mengutif apa yang di katakan beliau itu, menurut Yusroni Pemprov Riau dalam Milad Ke- 59 ini harus Fokus juga pada pendidikan, Kualitas tenaga pendidik, sarana prasarana/infrstruktur dan Pendidikan Gratis 12 tahun berkualitas, saya juga menyampaikan agar Pemprov Riau harus membuat kebijakan kembali untuk Beasiswa S2 dan S3, bukan hanya S1 saja.

"Saya yakin Pak Gubernur Riau Andi Rahman komit dalam hal pendidikan dan pembangunan Riau," Imbuhnya," (rdk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!