Pasca Terjadinya Penyanderaan Terhadap Sijontiak, Pemuda Cerenti Ajukan 3 Tuntutan



Kuansing:Riaunet.com~Pasca terjadinya penyanderaan Jalur Sijontiak Lawuik pulau Tanamo, jalur yang menjadi kebanggan Masyarakat kecamatan Cerenti Pada hari senin pagi (29/8) lalu kini telah sampai di cerenti, setelah pada malam sebelumnya sempat disandera oleh masyarakat pl sipan kecamatan Inuman (pemilik jalur dewa ruci) dengan alasan ganti rugi yang belum jelas dari pihak panitia. 

Suasana tersebutpun sempat panas dan akhirnya dengan kembalinya yang di sandra kini mulai mendingin.

Heri Supriadi, yang mewakili Pemuda Cerenti mengatakan, tindakan masyarakat pl sipan ini sudah diluar batas dan salah sasaran serta melanggar perjanjian damai yang telah disepakati sebelumnya. 

Berdasarkan kesepakatan menyimpulkan bahwa yang mengganti atas kerusakan jalur dewa ruci adalah panitia, namun kenapa mereka harus menyandera jalur sijontiak, bukannya langsung meminta kepada panitia. lagipula bukan masyarakat cerenti yang merusak jalur mereka. Apakah panitia sengaja melalaikan ini atau masyarakat pl sipan yang kurang sabar?," Kata Heri, Kepada riaunet.com di cerenti, kabupaten Kuantan Sengingi (Kuansing)-Riau, Rabu (31/8/2016).

Heri juga menegaskan, Kejadian ini tentu saja melukai hati masyarakat cerenti, kita adalah pihak korban yang telah dikorbankan, kita tidak bisa terima hal ini.

Oleh karena itu saya selaku pemuda di kecamatan cerenti, menuntut 3 hal kepada pengurus jalur dewa ruci dan panitia," Tegasnya.

Tuntutan Kami adalah: 

1. Permintaan maaf secara tertulis dan publikasi di media dari pengurus dewa ruci kepada masyarakat cerenti atas penyanderaan tersebut.

2. Panitia mengeluarkan surat larangan mengikuti even pacu jalur baik rayon maupun nasional kepada jalur dewa ruci selama 3 tahun berturut-turut.

3. Larangan pacu jalur rayon I di inuman selama 3 tahun.

"Saya yakin banyak masyarakat cerenti yang ingin bersuara, dan saya tidak bermaksud untuk menyulut api yang hampir padam, kita semua menginginkan perdamaian dan keamanan, dan semoga ini dapat mewakili keinginan masyarakat dan menjadi pembelajaran bagi kita semua," Tutup Heri dengan nada kecewa. (tim)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!