Syamsuar: Terus Terang Ni Pak, Kalau Tidak Ada Tindaklanjut Saya Bingung

SIAK:Riaunet.com~Bupati Siak H Syamsuar pertanyakan tindak lanjut program satu juta rumah yang digagas Bank Tabungan Negara (BTN) untuk Pegawai dan guru di Kabupaten Siak beberapa waktu lalu. 

Hal itu diutarakan Syamsuar pada saat menerima kunjungan kerja manajemen BTN Cabang Pekanbaru di ruang kerjanya, Senin (29/8/2016).

Hadir juga dalam acara tersebut, Asisten Administrasi Umum SetdaKab Siak H Jamaluddin, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan H Irving Kahar Arifin, Kepala Badan Kepegawaian Daerah H Luqman, Branch Manager BTN, Waluyo dan Anggota.

Syamsuar menjelaskan kepada Pihak BTN tentang persiapan untuk realisasi program tersebut sudah berjalan. Hanya saja tinggal menunggu langkah selanjutnya dari BTN.

"Terus terang saja ni pak, kalau tidak ada tindak lanjutnya saya bingung juga, soalnya kemarin kan tanah koperasi itu sudah ready dan tanah itu milik koperasi bukan milik Pemda, dan tanah itu digunakan juga untuk PNS dan juga guru, jadi sudah oke. tapi tindak lanjutnya belum ada," jelas Syamsuar.

Dia menambahkan, Program ini sebenarnya sudah lama direncanakan, mengingat masih banyak Pegawai dan Guru di Kabupaten Siak yang belum mampu memiliki rumah sendiri. Dirinya juga selalu ingat pengalaman hidupnya, rumah pertama orang nomor satu di Siak ini adalah rumah BTN.

"Saya dulu awal punya rumah ya rumah BTN inilah, dulunya saya Pegawai Negri juga, kita hidup ini tidak taukan kapan matinya, jadi bisa saja kita belum punya rumah sudah meninggal, jadi anak istri mau tinggal dimana?," ucap Syamsuar.

"yang membuat saya tergerak untuk menjalankan program ini adalah agar pegawai dan guru di Siak ini punya rumah sendiri, apalagi pegawai dan guru yang sudah tua," tambahnya.

Menanggapi Hal itu, Branch Manager BTN Waluyo mengatakan bahwa kedatangan mereka menemui Bupati yaitu untuk menindaklanjuti perencanaan program tersebut, 

"Sekarang kita lanjutkan ya pak, kita perlu matangkan rencana kapan kita akan memulai, kami akan mencari pihak pengembang yang bonafit," jelas Waluyo.

Terkait tanah yang akan dibangun perumahan nantinya, pihak BTN terlebih dahulu akan meminta bukti Kelegalitasan tanah dan perinzinannya.

Pertemuan antara Pemkab Siak dan BTN ini diharapkan tindaklanjut program pengadaan rumah untuk abdi negara tersebut dapat segera terwujud. (rdk/hms)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!