ADVERTORIAL Rohil Manfaatkan Kawasan Hutan Menjadi Budidaya Madu Lebah Dengan Ramah Lingkungan

Kepala Dinas Kehutanan Rohil Melalui Kabid Produksi Hutan "Auzar" Memantau Salah Satu Kecamatan Yang Membudidayakan Lebah Madu

Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan kabupaten Rohil, Drs H Ramathul Zamri melalui Kabid Produksi Hutan Auzar Saat Memantau Budidaya Madu Lebah Di Kec.Rimba Melintang Beberapa Waktu Lalu


RokanHilir:Riaunet.com~Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melaui Dinas kehutanan memanfaatkan hasil non hutan menjadi hutan tempat membudidayakan Madu Lebah dengan sistem ramah lingkungan, karena selama ini hutan tersebut terkesan rusak.

Dinas Kehutanan mempunyai program yang dapat bermanfaat besar bagi masyarakat dari hasil hutan tanpa merusaknya, program tersebut akan dikembangkan diwilayah Rimba Melintang dan Tanah Putih Tanjung melawan, sebab wilayah tersebut memiliki potensi sangat besar perkembangannya.

Acara Sosialisasi Pengembangan Hasil Hutan non Kayu Alih Teknologi Budidaya lebah Madu tersebut telah berlangsung kantor Camat Rimba Melintang dan  Camat tanah putih tanjung melawan. 

Hal itu dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan kabupaten Rohil, Drs H Ramathul Zamri melalui Kabid Produksi Hutan Auzar, Rabu (21/9/2016).

Menurutnya, secara nasional kebutuhan madu lebah setahun mencapai 10-15 ribu liter lebih, sedangkan produksi secara nasional baru mencapai 3-5 ribu liter madu lebah.

Peluang itu akan kita rebut, khusus daerah Rohil peluang untuk memproduksi madu lebah sangat besar dengan manfaatkan kawasan hutan disetiap kecamatan di Rohil nantinya. 
Nanti di tiap kecamatan akan kunjungi Kementrian Lingkungan Hidup, dan pesertanya akan diberikan pemahaman dan penyuluhan tentang budidaya lebah madu," kata dia.

 Dijelaskan Auzar, saat ini masyarakat sudah banyak yang memulai, secara pribadi membudidaya madu lebih mudah jika diberi bekal ilmu dan pengetahuan, sehingga diharapkan masyarakat petani di setiap wilayah bisa mendapat penghasilan sampingan. 
"Nantinya setiap peserta akan mendapatkan kloni lebah yang didatangkan dari Kuok Kabupaten Kampar, dan Pesertanya juga dibekali pengetahuan tentang budidaya lebah madu dan diberikan pakaian serta masker, tak hanya itu peserta juga diberikan smoker alat untuk panen madu," jelasnya.

Kalau budidaya lebah madu ini berhasil otomatis akan menambah penghasilan bagi masyarakat petani, bahkan bisa menjadi penghasilan utama bagai masyarakat.

Inilah potensi besar yang akan kita garap, namun tetap menjaga kelestarian hutan wilayah kecamatan yang ada di Rohil, tentunnya program tersebut dapat dukungan pemerintah daerah melalui dinas kehutanan," Kata Auzar.

Ditambahkannya, Kecamatan Rimba Melintang termasuk memiliki potensi budidaya Madu, saat ini masih banyak wilayah hutan Rohil yang masih subur serta didominasi oleh kawasan-kawasan pertanian.

Petani padi kalau gigih akan bisa berhasil dalam program ini, dan mampu untuk mengembangkan budidaya lebah madu didaerah sebagai kegiatan sampingan. Jika lebahnya menyebar tentu saja bermanfaat untuk perkembangan tanaman pertanian," ujar dia.

Kecamatan Rimba Melintang tidak terlepas dari tanaman dan perkebunan yang menjadi sumber pakan lebah dari tanaman masyarakat, seperti rambutan, lengkeng, dan daerah kita sangat subur serta cocok untuk membudidayakan lebah madu tersebut.

"Kawasan hutan kita merupakan kawasan ramah lingkungan bagi petani ternak madu lebah, siapa saja, baik itu laki-laki maupun perempuan, tua ataupun muda asal giat dalam membudidaya madu lebah itu," Ucap Auzar. 

Lanjut dia, ini merupakan peluang besar bagi masyarakat apabila potensi kawasan hutan masih cocok  dikembangkan, asal petani tersebut  serius dalam menjalankan program ini, sementara di Riau tepatnya kabupaten kampar di daerah kuok telah berhasil dalam program ini, dan Rohil bertekad akan menyamai, bahkan lebih berhasil, dan kawasan hutan di kecamatan yang ada di Rohil nanti bisa sebagai sentra penghasil lebah madu di Riau kedepan.

"Dalam pelatihan nantinya akan diberi pemahaman kepada masyarakat petani dengan mendatangkan Narasumber dari Provinsi Riau dan Petugas kementerian lingkungan hidup (KLH) didampingi oleh Camat masing-masing wilayah," tutup Auzar. (Adv)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!