Bupati Rohil Gelar Pertemuan Bersama Badan Restorasi Nasional



RokanHilir:Riaunet.com~Kepala Badan Restorasi Nasional Pusat tinjau lahan gambut wilayah Rohil untuk mencari solusi bagaimana cara menangani lahan gambut yang ada, dan dapat teratasi serta bisa menjadi nilai ekonomis bagi masyarakat tempatan.

Kepala Badan Restorasi Nasional Pusat, Nasir foead bersama Bupati H Suyatno, Wakil Bupati Rohil  Drs Jamiludin, Kapolres Rokan Hilir AKBP Posma Lubis, Sik Mhum,Dandim 0321 Bambang Sukisworo, menggelar pertemuan di Mess Dinas, jalan perwira Bagansiapiapi, Sabtu (3/9/2016).

Nasir foead menyebutkan bahwa telah melihat langsung bagaimana keadaan kebakaran lahan gambut yang ada diwilayah di kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di salah satu lokasi kampung medan labuhan tangga besar, lokasi tersebut memang sangat luas tempat Pratu wahyudi saat itu meninggal karna sedang bertugas menangani karlahut. 

"Kita telah mendengar langsung dan berdiskusi dengan masukan dari TNI disana, bagaimana meningkatkan efektivitas pemadaman dan pencegahan dilokasi kebakaran lahan tersebut," Ucap Fuad.

Pertemuan bersama tersebut telah banyak menerima masukan maupun program usulan agar bagaimana akan memulihkan lahan gambut wilayah Rohil.

Disamping memulihkan lahan gambut, kata Nasir lingkungan masyarakat harus produktif," katanya. 

Dijelaskan dia, Usulan data konkrit dari pemerintah daerah nanti akan kita follow up hingga ke pusat.

Sebelum kemari kita telah duluan mengunjungi dumai, memang beda karaktis gambutnya, dan selanjutnya kita akan menuju bengkalis dan meranti," jelas dia.

"Pada intinya, lanjut Fuad, masyarakat Rohil harus dapat hak pengakuan dari pemerintah serta membantu melakukan kegiatan Restorasi membudidayaan lahan gambut.

Sementara itu nantinya pengelola lahan tersebut akan berimbang antara perusahaan dan masyarakat. Sudah ada beberapa usulan yang tercatat dari pemerintah daerah, mana cocok atau yang pantas untuk difollow up," Imbuh Fuad lagi. 

Kemudian tujuan hak pengelola seperti hutan masyarakat dan hutan desa Kita telah melihat dinamika dilapangan, dan nanti solusinya memanfaatkan air untuk memulihkan lahan gambut tersebut. 

Uraian kerja kita sudah ada di 7 provinsi diindonesia termasuk provinsi riau," papar Fuad. 

Dia menyebutkan, tahun pertama presiden RI minta 4 daerah di kabupaten. Sekarang ini tengah menangani lahan gambut diprovinsu sulawesi selatan dan provinsi kalimantan tengah. 

"Saat ini kita akan merancang kegiatan restorasi lahan gambut dikabupaten Rohil kemudian melanjutkan kewilayah dumai, bengkalis dan meranti ," Ujarnya. (Sr)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!