Diduga dibunuh, Korban tewas Dengan Luka Tusukan



 RokanHulu:Riaunet.com~Warga Dusun Kali Kapuk Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) diduga jadi korban penganiayaan, hingga
mengakibatkan seseorang meninggal dunia, Jumat (9/9) sekitar pukul 21.00 Wib.

 "Kasus ini baru dilaporkan ke Polsek Tambusai pada Sabtu (10/9) pukul 09.00 Wib, korban mengalami luka
berat di bagian punggung dan pelipis mata pecah," kata Kapolres Rohul
AKBP Yusuf Rahmanto melalui Paur Humas IPDA Efendi Lupino, Minggu (11/9/2016).

 Dijelaskan dia, Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) tersebut berada di kebun sawit, sekitar 35 Km dari jalan Lintas Dalu-dalu.

 "Korban bernama Zainil Abidin Harahap, (21), warga  Jalan Cepang Dusun 4 Tanjung Beringin Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai-Rohul," Jelas dia.

 Efendi Lupino menyebutkan bahwa ada saksi-saksi, Adventus Manalu dan Marahalim Harahap, sementara untuk pelaku masih lidik.

 Awal kejadian tersebut sekitar pukul 21.00 Wib, saat itu korban bersama dengan adik korban yakni Marahalim Harahap dan Adeventus Manalu sedang memancing di Sungai Alur dusun Kali Kapuk dan jarak keduanya berkisar 20 meter. Tidak lama kemudian, Marahalim Harahap dan Adventus Manalu  mendengar suara minta tolong diduga suara Zainal, dengan nada " Hooooo" dan keduanya mendatangi arah suara tersebut, namun suara tersebut tiba-tiba hilang," Ucap Lupino.

 Tak lama, Marahalim dan Adventus Manalu ada mendengar suara dengan mengatakan kata kotor, selanjutnya saksi mencari pertolongan ke
warung terdekat namun tidak berhasil.

 Selanjutnya saksipun pulang dan menemui saudaranya untuk meminta bantuan, namun Korban tidak ditemukan," Ujarnya.

 Kemudian hari sabtunya sekitar pukul 09.00 Wib jenazah korban baru ditemukan dengan luka akibat senjata benda tajam dipunggungnya dan pelipis matanya pecah.

 "Kapolres Rohul melalui Kasat Reskrim, serta tim identifikasi Polres Rohul mengecek ke TKP dan melakukan Olah
TKP, termasuk melakukan pengamanan terhadap Barang Bukti (BB) serta membawa korban ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan otopsi," Kata Lupino.

 Informasi yang beredar di TKP bahwa korban selama ini biasanya menanam padi gogo dengan berladang untuk
memenuhi kebutuhan sehari-hari, sedangkan lahan itu diduga ada
perselisihan dengan pihak PT Mazuma Agro Indonesia (MAI). (Na)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!