Pembebasan lahan GI Di Tualang capai Puluhan Milyar Rupiah



SIAK:Riaunet.com~Pembebasan lahan Masyarakat Kampung Meredan Barat Kecamatan Tualang kabupaten siak  untuk pembangun Gardu induk (GI) dan sekaligus pembangunan Saluran udara tegangan ekstra tinggi (Sutet) 500 Kv jalur Pranap-Perawang oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencapai Puluhan Milyar Rupiah. 

Dari hasil pertemuan masyarakat kampung tiga Meredan Barat dengan pihak PLN pusat sudah menemui titik terang.

"Kita sebagai pemerintah hanya memfasilitasi masyarakat dengan pihak PLN pusat, terkait harga itu masyarakat yang menentukan, kita tidak mengambil andil," Kata Penghulu Meredan Barat, Al Jufri Kepada riaunet.com di Tualang, Jumat (16/9/2016). 

Informasi dari kesepakatan kedua belah pihak bahwa harga 1 meter tanah tersebut mencapai Rp 155.000. Jadi kalau 1 hektar mencapai 1.55 Milyar. Sedangkan untuk pembangunan GI dan Sutet diwilayah Perawang jalur Pranap-Perawang membutuhkan lahan sebesar 42 Hektar di Kecamatan Tualang. 

"Kita tahu kalau di jumlahkan harganya mencapai puluhan milyar, namun tidak semua lahan dikalikan segitu, yang pastinya baru 5 hektar lahan, untuk dikampung tiga Kampung Meredan Barat Kecamatan Tualang sudah dibebaskan dan diganti rugi oleh PLN pusat kepada masyarakat kita, dan sisa 38 hektar lagi masih dalam proses pembebasan lahan,"Imbuhnya. (Iz)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!