Bayi Ini Masih Selamat Setelah Di Tikam 14 Kali Dan Di Kubur

Thailand~Seorang Bayi di negara Thailan, Aidin masih bisa bertahan hidup setelah 14 kali di tikam dan dikubur di salah satu galian tanah.

Saat dibawa dan dirawat kini Aidin (bayi-red) dalam keadaan sehat dan diadopsi oleh seorang yang berasal dari Swedia.

Surat kabar the Daily Mail menjelaskan, Selasa (11/10/2016), Aidin yang baru berumur beberapa hari ditemukan dalam keadaan telungkup di tanah di Provinsi Khon Kaen bulan Februari lalu. 

Di tubuhnya terdapat banyak luka karena pisau. Dia dibuang ke sebuah galian dangkal dalam keadaan hidup. 
Seorang penggembala sapi bernama Kachit Krongyut kemudian melihat sebuah kaki mungil di tanah di dekat pohon ekaliptus. Dia lalu mendengar suara tangisan bayi dan menyadari makhluk mungil itu dikubur hidup-hidup. 
"Saya pikir seseorang mengubur binatang peliharaan hidup-hidup, tapi kemudian saya melihat kaki bayi," ujar Krongyut. 

"Saya berusaha tidak panik dan mencari bantuan. Bayi itu dikubur dengan wajah telungkup. Lalu dia 
bergegas menggali tanah dengan tangannya dan menemukan Aidin dalam keadaan luka parah dan dibawa e rumah sakit. 

Ajaibnya, dokter mengatakan bahwa tekanan tanah terhadap tubuhnya membuat dia tidak meninggal kehabisan darah.

Rumah Yatim Kaen Thong, Supacahai Pathimchart, menjelaskan dia sangat bahagia karena kini Aidin sehat dan sudah diadopsi.

"Sangat senang karna dia akan punya rumah yang bagus dan hidup yang baik. Dia bertahan hidup dari pengalaman yang buruk," jelasnya.

Dokter meyakini bahwa Aidin dianiaya oleh ibunya, perempuan 42 tahun warga setempat.

Polisi menemukan jejak kaki dan jejak ban motor di lokasi Aidin dikubur dan berhasil melacak sang ibu. Dia kini sudah ditangkap dan didakwa kasus percobaan pembunuhan dan menelantarkan anak sendiri. (mdk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!