Bea Dan Cukai Rohil Gelar Pemusnahan Barang Sitaan



RokanHilir:Riaunet.com~Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Pratama Kabupaten Rohil melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) hasil sitaan petugas Bea dan Cukai dari berbagai barang yang tanpa memilki bea pajak kepada negara.

Ka KPPBC tipe pratama Bagansiapiapi, Suhartoyo mengatakan, pemusnahan BB merupakan hasil operasi petugas bea dan cukai dibeberapa wilayah di kabupaten Rokan hilir, Seperti Bagansiapiapi, Ujung Tanjung ,Tanah Putih, dan Panipahan.

"Barang yang dimusnahkan tersebut berupa Minuman mengandung yakni Etil alkohol MMEA/ Miras dari berbagai Jenis minuman sebanyak 108 botol, minuman alkohol merek ABC Ektra Stout 1440 botol, Rokok Luffman 98 Slop dan 9150 bungkus rokok dari berbagai merek lainnya," Kata Suhartoyo saat pemusnahan barang bukti di halaman kantor Bea Cuka bagansiapiapi, Kamis (20/10/2016).

Dia menambahkan, jumlah Total kerugian negara yang dimusnahkan atas barang seludupan tanpa cukai itu diperkirakan Rp 130.926.620. 

Minuman Etil alkohol  apapun kadarnya dapat dikenakan cukai negara termasuk mendistribusi pengendalian juga harus ada izin, begitu juga peredaran rokok dan Minuman keras (miras)," Jelas dia.

"Rokok dan Minuman beralkohol tanpa izin cukai terbukti telah melanggar ketentuan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007, walaupun barang itu impor harus memilki izin sedangkan Barang hasil penindakan yang dilakukan karna tidak memilki izin sebagai Importir makanya kita cegah mulai dari produksi untuk dilakukan pengamanan. 

Pihak KPPBC dalam dekat akan melakukan sosialisasi terhadap penjual-penjual eceran rokok untuk harus lebih mengetahui kemasan rokok yang telah ada cukai negara dan memiliki pita cukai, kalau tidak memiliki cukai artinya negara dirugikan," Tegas Suhartoyo.

Sementara itu Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno memberikan apresiasi kepada Pihak bea dan cukai Bagansiapiapi yang telah berhasil melakukan pengawasan barang dan produk masuk tanpa pajak negara yang beredar masuk secara illegal terutama miras dan Rokok diwilayah kabupaten Rohil.

Barang yang mudah masuk tersebut disebabkan karena Rohil adalah daerah lintas antar negara, ini tak tertutup kemungkinan barang dari negri Jiran seperti malaysia, Singapore dan Thailand masuk melalui pintu perairan, apalagi daerah panipahan ,Sinaboi dan pulau halang paling mudah dalam memasukan barang tersebut," Kata Suyatno. 

"Saya mengajak pihak Bea dan Cukai  serta masyarakat untuk bekerjasama melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap barang barang yang masuk secara Illegal, agar daerah ini aman dan Kondusif ,"tambah Bupati Suyatno. (Sr)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!