BEM UIR Gelar Diskusi Bersama PT PLN Terkait Masalah Listrik Di Riau

Pekanbaru:Riaunet.com~Mengingat kondisi saat ini dimana kelistrikan di Provinsi Riau yang selalu mengalami pemadaman secara bergiliran, maka Kementrian Riset dan Teknologi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Riau (BEM UIR) menyelenggarakan diskusi publik bersama PT. PLN Wilayah Riau-Kepulauan Riau (Kepri) di fakultas Hukum UIR.

 Kiki Hariadi selaku Mentri Riset dan Teknologi BEM UIR yang sekaligus ketua pelaksana acara tersebut menjelaskan bahwa acara ini menjadi suatu semangat bersama kita, baik itu PT. PLN, Pemerintah, Mahasiswa, dan masyarakat dalam rangka menuju hemat energi dan mengoptimalisasi ketenagalistrikan di Provinsi Riau khususnya di Kota Pekanbaru yang sebagai pusat perekonomian Provinsi Riau.

 Sesuai dengan tema acara yang diangkat dalam diskusi ini yaitu Optimalisasi Ketenagalistrikan Menuju Pembangunan di Kota Pekanbaru," Jelas Kiki di sela kesibukannya diacara tersebut, Sabtu (15/10/2016).

 Dalam Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Gubernur Riau yakni Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Syahrial Abdi, Walikota Pekanbaru yang diwakili oleh Asisten II Ir. Dedi Gusriadi, Rektor Universitas Islam Riau Prof. Detri Karya, Wakil Rektor III Dr. Abdullah Sulaiman, Syamsuyan Bahrunzi sebagai  moderator yang berasal dari pembawa acara di RTV, beberapa BEM se-kota Pekanbaru, GMKI, PMKRI, HMI, KAMMI,  Perhimpunan Pemuda Riau (PPR), masyarakat, beberapa OKP se-Riau, Gubernur dan Bupati Mahasiswa selingkungan Universitas Islam Riau.

 Selain itu acara ini juga dihadiri oleh beberapa media ternama, seperti Tribun dan Riau Pos serta wartawan media lainnya.

 Dengan adanya diskusi ini diharapkan PT. PLN dan pemerintah dapat bekerja sama dalam mengatasi permasalahan listrik yang merupakan kebutuhan hidup kita selain kebutuhan pangan, sandang, dan papan.

 "Hasil diskusi tersebut penyampaikan bahwa PT. PLN Wilayah Riau- Kepri yang diwakili oleh Dwi Suryo Abdullah sebagai Manajer ESDM dan Umum adalah, masyarakat luas harus mengetahui informasi bahwa kondisi kelistrikian provinsi Riau saat ini mengalami defisit secara signifikan dan masih banyaknya mafia tanah yang belum mau melepaskan sebidang tanahnya untuk diserahkan kepada PT. PLN untuk mendirikan tiang listrik, travo, dan gardu.

 Sementara itu, pemerintah Provinsi Riau melalui Kadis ESDM Provinsi Riau, Syahrial Abdi beserta Pemko Pekanbaru yang diwakili Assisten II Walikota Ir. Dedi Gusriadi menyatakan siap untuk mendukung program PLN dalam mengatasi permasalahan listrik ini, dimana pada tiap tahunnya pemerintah selalu mengganggarkan dana untuk lelang pengadaan dan pembangunan kelistrikan di Provinsi Riau," ungkapnya.

 "Selain kesepakatan antara PT. PLN dan pemerintahan Provinsi Riau yang akan saling bekerja sama menyelesaikan permasalahan listrik. Kedepannya diharapkan seluruh kantor-kantor pemerintahan dan universitas se-Riau terkhusus Universitas Islam Riau dapat melaksanakan program hemat energi dan menekan penggunaan listrik yang selalu digunakan secara berlebihan, sesuai dengan yang disampaikan oleh Rektor Universitas Islam Riau Prof. Detri Karya.

 Ditempat yang sama, Presiden Mahasiswa Universitas Islam Riau, Ari Juprika juga berharap agar permasalahan listrik ini dapat diselesaikan dengan cepat, terutama dengan adanya pemadaman listrik bukan hanya merugikan masyarakat tapi juga menyebabkan terganggunya proses perkuliahan," singkat Ari.

 Sambung, Kiki Hariadi selaku ketua pelaksana mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang selalu semangat dalam menjalankan tugasnya, serta kepada tamu undangan yang menyempatkan diri untuk dapat hadir di acara ini.

 "Semoga dengan adanya acara ini naantinya dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat dan permasalahan ini akan dapat diselesaikan secepatnya," Imbuhnya. (rdk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!