JGMR Gelar Workshop Perhutanan Sosial



SIAK:Riaunet.com~Memiliki lahan gambut lebih dari 30 persen dari total luas wilayah, ibarat simalakama bagi Kabupaten Siak. Jika tidak tepat pengelolaannya, lahan gambut tersebut akan menjadi kawasan rawan banjir disaat musim penghujan. Begitu juga sebaliknya pada musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan serta-merta menjadi ancaman jua. 

Dalam memberikan pemahaman dan membuka wawasan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan lahan gambut tersebut, Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JGMR) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), melaksanakan Workshop Perhutanan Sosial dengan tema “Peluang Pengelolaan Hutan Bagi Masyarakat Dengan Skema Perhutanan Sosial di Kabupaten Siak. 

Kegiatan itu dilaksanakan Senin, (31/10/2016) di Grand Royal Hotel siak sri Indrapura.

“Kegiatan ini sangat baik agar masyarakat mengetahui dan mengenal bahaya dari gambut yang tidak terkelola dengan baik,” ujar jamal dalam sambutannya pertamanya. 

Jamal berharap nantinya para penghulu dan tokoh masyarakat dapat mensosialisasikan pengetahuan yang didapat kepada masyarakat tempatan, sehingga dapat berpartisipasi dalam pengelolaan lahan gambut sesuai aturan. 

“Ini merupakan suatu perubahan yang baik karena kita tahu Kabupaten Siak ini 30% lebih wilayahnya gambut, jadi perlunya kita kelola sedemikian rupa agar gambut ini tidak menjadi ancaman bagi kita melainkan menjadi peluang bagi masyarakat sekitarnya,” harapnya. 

Diketahui bahwa Pemerintah pusat saat ini telah menetapkan kebijakan pengolahan lahan gambut sesuai dengan petunjuk dan aturan, serta membentuk Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR). Khusus di wilayah Kabupaten Siak saat ini diketuai oleh Andi Saputra.

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!