Berita Terkini

Tambang Gambut PT Arara Abadi Diduga Ilegal, Humas Akui Tidak Tahu

Jumat, Oktober 21, 2016
Loading...


SIAK:Riaunet.com~Perusahaan penanaman pohon kayu Akasia terbesar di Indonesia yaitu PT Arara Abadi dinilai melakukan penambangan gambut Ilegal di Vite Camp Kampung Pinang Sebatang barat Kecamatan Tualang-Siak.

Kawasan Penambangan Gambut tersebut merupakan kawasan Hak Penguasaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI) milik perusahaan PT Arara Abadi. 

Namun, uniknya penambangan gambut yang memiliki 3 tempat tersebut di kawasan Vite camp. Sementara Humas PT Arara Abadi sebagai penanggung jawab tidak mengetahui adanya penambangan gambut tersebut.

"Saya tidak tahu ada penambangan gambut disitu,"Kata Humas PT Arara Abadi, Musrizal Yatim kepada riaunet. Com melalui telpon seluler, Jumat (21/10/2016).

Pantauan riaunet.com, bahwa ada 3 titik yang menjadi penambangan di kawasan Vite camp tersebut, kondisi 3 titik lahan tersebut sudah mulai memprihatinkan karena sudah dikeruk oleh orang yang tidak bertanggung jawab, ada sebagian lahan gambut sudah siap edar yang dibungkus menggunakan goni, harga satu goni berkisar Rp 2000 dan dipasarkan keluar daerah ke Sorek-Pelalawan. 

Penghulu Kampung Pinang Sebatang Barat, Herman mengakui tidak ada pihak terkait mengurus izin atau pun melapor ke Pemerintah Kampung.

"Tidak ada melapor bang," Tutupnya.(iz)