DPRD Dan Pemkab Rohil Teken Nota Kesepakatan APBD-P 2016



RokanHilir:Riaunet.com~Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan hilir (Rohil) mengelar Paripurna sepakati KUA- PPAS Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun 2016 yang dihadiri oleh 30 anggota DPRD dari 45 Anggota DPRD Rohil yang ada. 

Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD-P tersebut di sampaikan oleh Wakil Bupati Rokan Hilir Drs Jamiluddin didampingi Plt Setdakab Rohil Drs.H.Surya Arfan.

Paripurna dipimpin langsung oleh ketua DPRD Rohil, H. Nasrudin Hasan didampingi Wakil Ketua DPRD Suyadi, Sp, Abdul Kosim, dan Drs. Syarifudin, MM.

Dalam Sambutan Nota kesepakatan KUA-PPAS APBD Perubahan 2016 itu telah disepakati dan ditandatangani oleh kedua belah pihak, yaitu Ekskutif dan Legislatif Rapat ke 22 masa sidang ketiga.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Rohil H.Nasruddin, Jumat (11/11/2016) Digedung DPRD Rohil Bagansiapiapi. 

Ketua DPRD, H.Nasrudin Hasan mengatakan, tahun 2016 ini merupakan tahun yang bersejarah. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) menurun, Namun demikian terpaksa disahkan padahal tahun sebelum pengesahan anggaran terus meningkat pada tiap mengetuk palu untuk mengesahkan penambahan APBD kita.

"Tapi tahun ini sebagai sejarah baru bahwa anggaran daerah kita yang menurun terpaksa disahkan juga. Mau bagaimana lagi, masyarakat rohil harus terima dengan lapang dada," kata Nasrudin Hasan usai mengetuk palu pengesahan nota kesepakatan tersebut.

Secara substansial sebagai salah satu formulasi, anggaran diberikan daerah kepada masing-masing SKPD guna melanjutkan pembangunan sesuai dengan tingkat kebutuhan pada kerja dinas-dinas tersebut.

Untuk program Plafon Proritas Anggaran Sementara (PPAS) akan menjadi rangka dan pokok kebijakan untuk menjalankan program pembangunan dan pengelokasian anggaran daerah. Agar memenuhi prinsip anggaran disesuai dengan kebutuhan daerah," sebut Nasrudin. 

Dirinya mengatakan, untuk mengejar target tersebut pengerjaan pembangunan harus memenuhi standar daerah Skala Proritas kebijakan tentang anggaran perubahan tersebut, diharapkan tidak menjadi stagmen pada angka Rp 2,3 triliun itu saja, tahun depan diharapkan Rohil sudah harus mampu keluar dari keterpurukan APBD," tambah dia.

Sampai hari ini, Lanjut H Nasrudin dari anggaran yang telah ditetapkan tersebut baru ada 41 persen, sekian persen pendapatan yang sudah terealisasi sesuai data dari dinas pendapatan daerah. 41koma sekian persen tersebut diukur dari surat resmi yang dikirim oleh Kementrian Keungan (Kemenkeu).

"Sebagai gambaran kita hari ini, mari kita berusaha dan bekerja sama agar kedepannya masa pailit ini bisa kita lewati," tutupnya. (Sr)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!