[OPINI] Hari Guru Nasional Momentum Kepercayaan Bangsa Terhadap Guru Dan Pendidik





















Penulis: Ibnu Arifin SH (Ketua Advokasi Hukum DPP PPR Provinsi Riau), Jumat (25/11/2016)


Pekanbaru:Riaunet.com~Pada hari ini bangsa indonesia merayakan hari guru yang bertetapan dengan tanggal 25 november 2016. Tentunya menjadi momentum yang sangat besar untuk menjadikan sosok guru yang dapat kita percaya untuk mencerdaskan bangsa indonesia, karena kita melihat saat ini banyak kasus-kasus yang menyayat hati soal tenaga pendidik kita. 

Banyaknya kasus-kasus pelaporan guru tersebut seharusnya bisa dicermati secara seimbang. Juga termasuk kasus-kasus pengeroyokkan terhadap guru dan kurangnya etitude atau etika anak muridnya. Ini seharusnya menjadi tugas kita semua sebagai warga negara indonesia yang menjunjung sifat kesopanan dan tingkah laku yang patut untuk di dilihat dengan lebih mendalam.

Pemerintah dalam hal ini harus melindungi hak-hak guru sebagaimana yang terletak di dalam undang-undang  nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen yang telah diamanatkan undang-undang dasar 1945, pada pembukaan undang-undang dasar tersebut adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tentunya pemerintah dalam hal ini guru yang menjadi ujung tombak mencerdaskan bangsa tersebut haruslah diperhatikan. 

Melihat kebelakang lahirnya UUGD telah memberikan peluang meningkatkan taraf kesejahteraan hidup para guru di Indonesia. Beberapa pasal yang menjadi substansi UU ini, memberi gambaran jaminan peningkatan taraf kesejahteraan hidup bagi para guru. Seperti contoh tunjangan dan penerimaan pendapatan mereka akan meningkat. 

Disamping itu undang-undang ini telah memberi jaminan keabsahan hukum bagi para guru untuk menuntut nasib dan kesejahteraannya. Dalam artian para guru diberi kewenangan untuk menuntut hak–hak mereka yang memang pantas mereka peroleh.

"UU Guru dan Dosen membawa arti penting bagi para guru, karena UU tersebut sebagai dasar untuk melaksanakan Undang-Undang Guru. Peraturan Pemerintah itu kelak akan menjadi peraturan yang mampu menjadi landasan pelaksanan UU Guru.
UUGD mengatur peningkatan kualitas guru demi meningkatkan mutu pendidikan nasional.  

Para guru harus memenuhi kualifikasi dan kompetensi terlebih dahulu. Mereka yang memenuhi kualifikasi akan mengikuti ikatan dinas di pendidikan guru bertaraf internasional. Guru yang memenuhi kualifikasi berhak mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi.
  
Hal itu diatur dalam pasal tunjangan profesi sebagai guru bersertifikat dan tunjangan fungsional. 

"Tunjangan fungsional diberikan kepada guru yang diangkat pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sementara, subsidi akan diberikan kepada guru non pegawai negeri sipil. Sebagai mana tercantum dalam pasal 7 (1) undang-undang ini. 

Dengan adanya pengakuan semacam ini, bekerja sebagai pendidik baik sebagai guru ataupun dosen dapat meningkatkan profesionalitasnya sebagai tenaga kependidikan dengan tugas pokok, yakni mengembangkan ilmu pengetahuan dan mentransformasikannya kepada peserta didik. 

Untuk menghindari adanya pelecehan terhadap dunia pendidikan dimana terdapat banyak sekali guru yang mengajarkan bidang studi diluar jangkauan dan kemampuan dirinya sendiri. Contohnya seorang guru yang hanya lulusan D3 komputer harus mengajarkan mata pelajaran kimia dan matematika, padahal jelas–jelas ini bukan merupakan alur dari sumber daya manusia yang terdapat didalam diri guru yang bersangkutan.
  
Padahal seperti kita ketahui bahwa pendidik sangat berperan dalam menentukan output yang baik. Maka dari itu Agar memenuhi syarat sebagai seorang tenaga pendidik seperti yang dikehendaki oleh UU ini, Guru dan dosen yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan dan sertifikasi pendidik diberikan tenggang waktu. 

Sebagai follow-upnya Pada pasal 10 undang-undang ini menyebutkan bahwa seorang Guru dan dosen juga harus menguasai empat kompetensi, yaitu: kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. 

"Kompetensi pedagogik adalah kemampuan seorang guru dan dosen mengelola proses pembelajaran peserta didik. Sehingga harapannya sebagai pendidik dan pengajar benar-benar memedomani profesinya yang sebenarnya.
  
Dengan dibentuknya UUGD, diharapkan menjadi salah satu upaya untuk menegakkan kembali benang kusut bidang pendidikan, khususnya sebagai payung salah satu subjek pendidikan yaitu guru. 

"UU tersebut akan menjadi payung hukum bagi perkembangan karier, kesejahteraan dan mampu menumbuhkan motivasi guru untuk bekerja lebih baik demi masa depan bersama. 

Meskipun menjanjikan peningkatan kesejahteraan kepada para Guru dan Dosen, yakni pendapatan dan gaji tunjangan mereka akan meningkat, namun hal ini belum menunjukkan realisasi yang jelas hingga pada saat ini, hal ini terbukti dilapangan masih terdapat banyak sekali guru–guru yang belum merasakan perubahan baik secara predikat, pandangan masyarakyat dan bahkan gaji yang mereka terima. 

Sepertinya ada dan tidak adanya undang–undang ini keadaan mereka sama saja, tidak ada yang berubah secara signifikan.

Selain hal itu juga pemerintah seharusnya meletakkan Guru sebagai aset penting bangsa untuk mencerdaskan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas dan mengerti tentang norma-norma etika budaya bangsa indonesia, dan menegaskan kembali kode etik guru sehingga dapat dipahami bahwasannya guru adalah orang tua murid disekolah yang memiliki etika dan moral yang sangat tinggi sebagai pendidik.

Guru tak ubahnya juga sebagai pemimpin bagi anak muridnya yang akan mencerminkan sifat kepemimpinan yang tentunya patut dicontoh oleh anak-anak bangsa indonesia.

Semoga kedepan tidak ada lagi kasus-kasus pelaporan orang tua terhadap guru, guru dikeroyok dan lain-lain, sehingga tercerminnya keharmonisan keluarga masyarakat dengan guru untuk saling percaya satu sama lain serta tujuan bangsa indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terlaksana aminn..

"Selamat hari guru.. guru ujung tombak perubahan bangsa.. (rdk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!