Tidak Sesuai Bestek, Drainase Jalan Ki Hajar Dewantara Airnya Tidak Mengalir



SIAK:Riaunet.com~Pelaksanaan pembangunan Drainase di Jalan Ki Hajar Dewantara RT 08 RW 07 Kampung Perawang Barat Kecamatan Tualang kabupaten Siak tidak sesuai Bestek dalam pelaksanaannya. dilapangan, kehadiran Drainase di Jalan Ki Hajar Dewantara yang di harapkan untuk mampu mengontrol Kualitas air atau membuat air tetap mengalir, ternyata tidak bekerja dengan semestinya.

Saat ini kondisi Drainase Ki Hajar Dewantara berbanding terbalik dengan fungsi drainase itu sendiri, terlihat air mulai tergenang dibeberapa titik apabila Kampung Perawang barat di guyur hujan. 

Pantauan riaunet.com dilapangan, Jumat, (11/11/2016) Pembangunan Drainase Ki hajar Dewantara yang tertera di Plang nama terlihat proyek pembangunan Drainase tersebut menghabiskan anggaran APBD Siak 2016 Sebesar Rp 367 672 000 dengan masa hari kerja 90 hari, dan untuk kontraktor pelaksanaan proyek tersebut dikerjakan oleh CV Teguh Andrian Mandiri dengan Konsultan Pengawas CV Graha Maiya Konsultan.

Anehnya lagi, di Nomor kontrak kerja pada plang nama proyek dalam pengawasan Dinas tata ruang dan Cipta karya (Tarcip) Kabupaten Siak  tidak tertera dengan semestinya. 

Bukan itu saja, terlihat dilapangan didalam mal atau dinding Drainase ada sekitar Ratusan Pipa kecil yang berfungsi untuk resepan air, Namun yang terjadi sekarang, ratusan pipa tersebut tidak dilubang oleh pihak kontraktor cuma ditempel saja serta didalam plang nama tersebut tidak dijelaskan Volume drainase secara detail.

Selain banyak kejanggalan, seperti salah satu air tidak mengalir, masyarakat selaku konsumen dalam pelaksanaan Drainase mengeluhkan sikap pihak kontraktor yang tidak membuatkan jalan kearah rumah masyarakat tersebut.

"Saya kesal bang, kenapa pihak kontraktor tidak membuat jalan masuk kerumah kami," kata warga yang tidak mau disebut namanya tersebut.

Untuk antisipasinya, agar kami bisa melewatinya, kami membuat jalan sendiri dengan uang pribadi. 

Dilapangan terlihat Drainase Jalan Ki Hajar Dewantara sudah mencapai 99 persen karena tidak ditemukan pihak kontraktor bekerja. 

Menanggapi Persoalan tersebut, PPTK Tata Ruang cipta Karya Kabupaten Siak, Hendra mengakui bahwa pembangunan Drainase Jalan Ki Hajar Dewantara belum selesai seratus persen.

"Hulu drainase tersebut, tepatnya di pagar masih kami tutup, dan kenapa air tidak mengalir itu belum seratus persen bang, nanti finishingnya bang,"Sebut Hendra saat dihubungi melalui selulernya.

Untuk pipa kecil yang berfungsi untuk resapan air tersebut itu masih belum kita lubang,"Nanti kita lubang bang, menggunakan bor," Tambahnya. 

Terkait jalan yang diinginkan warga agar tidak menggangu rutinitas sehari hari, Hendra mengakui kekurangan dana untuk pembangunan drainase tersebut.

"Jalan yang untuk kerumah warga tidak bisa bang, sebab dana tidak ada lagi, namun ke gang ataupun fasilitas umum lainnya kami buatkan," Ungkapnya.

Saat media ini menanyakan terkait volume proyek dan masa kerjanya berakhir,"Hendra menjawab untuk masa kerja berakhir bulan November ini, terkait volume bisa bapak lihat plang nama proyek, Namun di plang nama proyek tidak tertera secara detail Volume proyek yang menghabiskan anggaran APBD Kabupaten Siak tersebut. (iz) 

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!