Akibat Digali oleh Ekskavator, 5 Rumah Di Kelurahan Perawang Nyaris Ambruk



SIAK:Riaunet.com~Sebanyak 5 unit Rumah warga gang Istiqomah RT 02 RW 06 Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang kabupaten Siak nyaris ambruk akibat longsor. 

Penyebab awal terjadi nya longsor karena di gali oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan menggunakan alat berat Ekskavator, dan diperparah lagi dengan dorongan debit air yang bermuara dilokasi tersebut saat hujan mengguyur kota Perawang. 

Menurut pengakuan salah satu orang yang rumahnya nyaris ambruk, Izul mengatakan bahwa rumah yang didiami oleh mertuanya bersama 4 warga lainnya terancam ambruk, penyebab ambruk dikarenakan digali oleh Ekskavator dan diperparah lagi oleh debit air yang bermuara di parit ini.

"Waktu itu saya bekerja bang, jadi ada Ekskavator menggali pas dibelakang rumah mertua saya ini, pikiran saya Ekskavator ini dari pemerintah untuk tujuan membangun drainase," Kata Izul kepada riaunet.com, Senin (26/12/2016).

Namun, sudah dua tahun lamanya lubang digali oleh Ekskavator kurang lebih semeter tersebut untuk tujuan jalannya air, kini semakin membesar dan hampir mengambrukan belakang rumah ini.

"Itu kan bisa abang lihat, pondasi rumah sebelah sana sudah mulai ambruk kan?, kalau itu terus dibiarkan mungkin belakang rumah kami akan terjadi hal yang sama,"Jelasnya sembari menunjukkan sepsiteng yang menjadi korban keganasan tanah longsor tersebut.

Izul juga menceritakan bahwa dirinya sudah mengadu ke RT setempat, namun dia tidak tahu, bahkan dia (Izul,red) sudah membuat proposal dan menyampaikan ke dinas Pekerjaan umum Kecamatan Tualang untuk ditindaklanjuti, bahkan yang lebih mirisnya lagi anggota Dewan Kabupaten Siak sudah turun kesini, namun saat ini gak juga ada terealisasi.
 
"Saya menginginkan kepemerintah Kabupaten Siak melalui dinas terkait untuk memberikan solusi terkait persoalan ini, sebab parit yang digali dengan Ekskavator tersebut jarak kerumah kami sudah dekat, kurang lebih 3 Meter lagi lah, kalau ini dibiarkan rumah kami akan ambruk," Pungkasnya.

Menanggapi persoalan tersebut Lurah Perawang, Yudha Rajasa saat dihubungi melalui seluler tidak diangkat, SMS pun tidak dibalas. (iz) 

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!