Bupati Siak Pimpin Rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintah Derah Bersama SKPD

SIAK:Riaunet.com~Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi pimpin Rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di lingkungan Kabupaten Siak Tahun 2017, sekaligus melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemkab Siak dengan Kejaksaan Negeri Siak yang digelar di Ruang Raja Indra Pahlawan, Senin, (30/1/2017).

Hadir juga dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Siak Alfedri, Ketua DPRD Kabupaten Siak Indra Gunawan, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Siak Kapolres Siak AKBP Restika nenggolan, Unsur Forkopimda Kabupaten Siak, Pimpinan SKPD Kabupaten Siak dan para Camat se-kabupaten Siak.

Sebelum rapat dimulai dilaksanakan terlebih dahulu penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan Kejaksaan Negeri Siak, dan dilanjutkan dengan rapat.

Dalam sambutannya, Syamsuar menyebutkan bahwa penandatanganan ini adalah dalam rangka menindaklanjuti kerjasama sebelumnya, sesuai dengan nota kesepahaman yang perlu diperbaharui.

"Yang telah kami tandatangani bersama berkaitan dengan pengawalan dan pemahaman pemerintahan dan pembangunan daerah. Ini tugasnya nanti adalah pengawalan terhadap kegiatan pengadaan barang dan jasa, karena pada saat ini kita belum melakukan kegiatan pengadaan barang dan jasa, saya mengharapkan kepada semua SKPD agar mempersiapkan segala kegiatan termasuk juga kebutuhan administrasi yang 
berkaitan dengan pelelangan," Sebutnya.

Syamsuar juga mengatakan bahwa rapat yang dilaksanakan adalah untuk membahas beberapa persoalan yang ada di Kabupaten Siak, sekaligus juga menyampaikan beberapa informasi yang terkini yang berkenaan dengan tugas kita dimasa yang akan datang.

Adapun materi yang akan dibahas dalam rapat tersebut yakni Pelaksanaan Kegiatan Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli), Pemerintah Kabupaten Siak bersama Instansi terkait telah membentuk Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar di Siak dengan Surat Keputusan Bupati Nomor 560/HK/KPTS/2016 tanggal 30 desember 2016," Katanya. 

"Harapan kami kepada semua Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Lurah, Penghulu, Kepala Sekolah dan semua petugas yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat diingatkan agar benar-benar tidak melaksanakan praktek punli, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar tersebut akan menindak semua praktek pungli berapapun jumlahnya, serta berhati-hati lah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," Tambahnya.

Kemudian juga dibahas tentang Pencegahan dan penanggulangan pemadaman kabakaran hutan, berdasarkan ramalan cuaca BMKG diperkirakan musim kemarau I akan dimulai bulan Februari 2017 sampai dengan sekitar bulan april 2017, selanjutnya musim kemarau II akan dimulai bulan juni sampai dengan bulan november 2017 dan diperkirakan musim kemarau tahun 2017 ini lebih panjang dibandingkan tahun 2016.

Menanggapi hal tersebut bupati siak Syamsuar menyampaikan solusi ataupun pemecahan masalah yang dapat dilakukan, yakni perlunya penyuluhan kepada masyarakat di kampung-kampung agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.

"Meningkatkan koordinasi pemantauan dan pemadaman titik api di setiap wilayah Kabupaten Siak, yang dimulai dari tingkat Kampung/Kelurahan, Kecamatan dan SKPD terkait di tingkat Kabupaten," ucapnya.

Dan dilanjutkan dengan dibahas tentang Keamanan dan Ketertiban Umum terkait dengan penertiban operasional warung internet, mengingat masih terdapat beberapa warung internet yang belum memiliki izin operasional serta Larangan Penggunaan Lem karena masih terdapat penyalahgunaan lem cap kambing (sejenisnya) yang dapat membuat seseorang lupa ingatan (fly) dan dapat mengakibatkan overdosis dan meninggal. (rdk/hms)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!