Flickr

Polres Siak kaget, Oknum Atas namanya minta uang 25 Juta kepada PT IKPP




SIAK:Riaunet.com~Kapolres  Siak AKBP Restika P Nainggolan mengaku kaget dengan oknum mengatasnamakan dirinya meminta uang 25 juta kepada pihak PT IKPP Perawang.

Kejadian pencatutan nama Kapolres Siak tersebut berawal dari pencemaran limbah sungai siak yang dilakukan PT IKPP Perawan Kapolres siak meminta nomor  tersebut kepada awak media untuk ditindak lanjuti.

"Tolong kirim nomornya, nanti saya telpon. Saya tegaskan itu bukan saya, jangan percaya kalau ada yang mencatut nama saya untuk meminta uang," ujar kapolres kepada Riau net.com. Jumat (27/1/2017) di Siak.

Hal itu berawal dari pemberitaan terkait dugaan pencemaran Sungai Siak di pelabuhan bongkar muat PT Indah Kiat Pulp and Paper (PT IKPP) Perawang, setelah itu Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Siak, Riau, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pelabuhan itu belum lama ini.

Dalam kasus tersebut oknum atas  nama Kapolres Siak AKBP Restika P Nainggolan dicatut pelaku untuk memuluskan aksinya meminta uang sebesar Rp 25 juta kepada Staf Bagian Pengolahan Limbah B3 PT IKPP Sukron.

"Pagi tadi sekira pukul 08.30 WIB, dia (pelaku) menelepon saya dan mengaku ajudan Kapolres Siak minta bantuan dana sebesar Rp25 juta untuk membeli mobil patroli," kata Sukron kepada awak media, Kamis kemarin (26/1/2017) melalui via telepon.

Bahkan, si penelepon (pelaku,red) mengaku, uang Rp25 juta itu merupakan bantuan Polda Riau ke Polres Siak untuk membeli mobil patroli. Tapi, karena dana dari Polda Riau belum cair, si pelaku meminta PT IKPP membantu dulu biaya pembelian mobil patroli tersebut. "Kemudian si penelpon itu kirim nomor 08111779xxx ke saya, katanya nomor Kapolres Siak.

Lalu, sekira pukul 10.30 WIB saya telepon dan memang dia mengaku Kapolres Siak. Bahkan, saya disuruh datang ke Polres Siak di Kecamatan Dayun, tapi saya tak mau karena bukan kewenangan saya, apalagi atasan saya sedang cuti umrah," ceritanya. Kemudian, Sukron menyarankan agar Kapolres Siak gadungan ini menelepon Humas PT IKPP Armadi dan Direktur PT IKPP Hasanuddin. Sebab, dirinya hanya staf bagian limbah yang tak punya kewenangan penting di PT IKPP. "Saya kasih juga nomor itu ke Pak Hasanuddin, tak tahu saya apakah ditelpon atau tidak," ujar Sukron.

Kemudian, Kapolres gadungan itu mendesak untuk mengirim uang senilai Rp25 juta, dan mengancam kasus pencemaran limbah yang sudah disidak Tim DLH Siak akan dibawa ke ranah hukum. "Kemarin dari DLH Siak sudah meninjau pelabuhan ya, bantu dulu kita biar tak dibawa ke ranah hukum, masyarakat sudah resah juga tu," ancamnya.

dari awal saya saya tak percaya yang telepon itu Kapolres Siak, karena banyak hal-hal aneh yang dikatakan," sebut Sukron. (Iz)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!