Flickr

Terkait Perubahan Pelayanan Jamkesda, Dewan akan Panggil Dinkes Siak

SIAK:Riaunet.com~Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Siak (Dinkes) melakukan perubahan pelayanan terkait program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kabupaten Siak, perubahan tersebut yang biasanya cuma datang membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) program Jamkesda dapat dinikmati secara cuma cuma atau gratis. 

Perubahan tersebut berubah secara drastis di tahun 2017 ini, hal itu didasarkan pada aturan surat edaran Bupati Siak Nomor : SE/665/2016 bahwa ditahun 2017 program Jamkesda hanya akan diberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin dan tidak mampu yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, serta masyarakat miskin yang tidak dapat menjadi peserta JKN karena tidak memenuhi persyaratan dapat dilayani melalui program Jamkesda dan dibutuhkan verifikasi oleh pejabat berwenang. 

Jadi, saat ini Dinas kesehatan Kabupaten Siak hanya mau melayani program Jamkesda yang sudah terdaftar di Sofware nama yang terdata oleh Tim Nasional Penilai Percepatan Kemiskinan (TNP2K), apabila sudah terdata di TNP2K maka program Jamkesda dapat dengan cuma-cuma atau gratis.

Namun, di lapangan perubahan pelayanan tersebut tidak ada sosialisasi terlebih duhulu kemasyarakat, hal itu membuat pimpinan DPRD Kabupaten Siak geram, mereka akan memanggil Dinas Kesehatan Kabupaten Siak untuk mengklarifikasi hal ini.

"Kita (Dewan,red) akan memanggil Dinkes Siak," ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Siak Hendrik Pangaribuan kepada riaunet.com melalui seluler, Senin (9/1/2017).

Menurut Hendrik, perubahan pelayanan itu dipicu karena harga bagi hasil minyak berkurang, serta APBD Kabupaten Siak turun merosot Tajam.

"Di Dinkes sendiri pagu anggaran turun mencapai 30 persen,"Tambah Hendrik yang merupakan Politisi Moncong putih tersebut.

Hendrik juga menyayangkan sikap Dinkes Kabupaten Siak kerena tidak mensosialisasikan itu, itu sangat krusial sekali.

"Dalam waktu dekat ini, kita akan Panggil mereka (Dinkes Siak,red), kita akan verifikasi semua, baik itu data TNP2K yang dinilai usang serta pelayanan kesehatan yang membuat masyarakat resah,"Pungkasnya. (Iz)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!