Flickr

Bangunan Rusun Polres Rohul Belum Tuntas, Pekerja Larang Wartawan Ambil Gambar

RokanHulu:Riaunet.com~Bangunan Rumah Susun (Rusun) bagi Anggota Polres Rokan Hulu (Rohul)-Riau yang terletak di Jalan Lingkar KM 4 Desa Suka Maju Kecamatan Rambah hingga hari ini Jumat, (10/2/2017) belum siap dikerjakan oleh kontraktor pelaksana. Padahal sebelumnya Konsultan Proyek  bangunan tersebut saat di konfirmasi Jumat, (18/11/2016) lalu menjelaskan bahwa sudah mencapai 27 %.

Diketahui sebelumnya bahwa Bangunan Rusun tersebut bersama Direktur Satuan Kerja (Dirsatker) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Erizal MT, Karo Faskon Assarpras Polri Brigjen Pol Alfons Toluhula MH dan mantan Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Supriyanto yang meletakkan batu pertama pada Rabu, (24/8/2016 ) lalu, yang dihadiri oleh Penjabat Polda Riau, Plt. Bupati Rohul H Sukiman, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, Kontraktor pelaksana dan undangan lainnya. 

Sementara Proyek Rusun itu dari Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Kemen-PU-Pera-RI) melalui Direktorat Jendral Penyediaan Perumahan Satuan Kerja Penyediaan Rumah Susun Strategies nama program : Paket 1 (Satu) Pembangunan Rusun POLRI (RSN POLRI 16-01) Dana APBN, namun tak cantumkan Rp di plang proyek, waktu 173 hari kerja, pelaksana proyek : PT Paesa Pasindo Enginering Devisi Kontruksi. Sedangkan Konsultan Perencana PT. ENESTE, Konsultan Manajemen Kontruksi PT. Mitra Plan Konsultan, dana APBN Tahun 2016 senilai Rp 11.44 miliyar. 

Tapi sangat disayangkan bahwa saat awak media mencoba untuk mengkonfirmasi kepada pelaksana proyek, dengan menemui beberapa orang pekerja di Kantor Proyek tersebut awalnya mereka menyambut baik.

Namun saat awak media ini menyampaikan Izin untuk konfirmasi bangunan Rumah Susun tersebut terkait belum siap pekerjaannya, dan sementara sudah masuk Tahun Anggaran Tahun 2017, sedangkan Kontraktor pemenang tender yakni anggaran Tahun 2016.

Tetapi saat salah seorang pekerja mengaku dari K3 bernama Rainer, awalnya menanyakan indetitas wartawan (KTA) awak media dan mengatakan Pelaksana Proyek keluar, padahal baru Jam 10.00 pagi. Saat ditanyakan, mana Konsultan? Jawabnya tidak ada. 

"Orangnya tidak ditempat keluar tadi, Konsultan juga tidak ada,"katanya, sembari kami keluar Kantor mau melihat Proyek yang sedang dikerjakan oleh pekerja, yang sebagian juga pekerja tidak memakai septi sebagai perlindungan K3. 

Saat awak media tanya, mengapa sebagian pekerja tidak pakai septi?. Tapi abang dari K3?. "Ya, saya dari K3, pekerja itu, bekerja borongan," kilahnya. 

Selang beberapa menit, kami Wartawan hendak mau mengambil gambar, dengan meminta Izin ke pekerja tersebut, sayangnya, tiba-tiba ada seorang lagi mengaku namanya Oloan langsung melarang kami para Wartawan mengambil gambar.

"Kalau ada Izin dari penjabat Pemerintah, atau penjabat di Proyek ini, baru bisa mengambil gambar,"kata yang mengaku nama Oloan tersebut. 

Tidak bisa mengambil gambar proyeknya kalau tidak ada Izin dari para Penjabat. Lalu awak media tanyakan, siapa yang harus kami minta Izin untuk mengambil gambar? Jawab oloan, dari penjabat, bisa dari Penjabat Proyek ini dan yang punya proyek ini. 

Sehingga beberapa menit awak media dengan pekerja saling adu argumen. Sementara di papan plang proyek tidak dicantumkan nilai besaran anggaran proyek yang digunakan. 

Padahal terkait pelaksanaan pembangunan tersebut sudah diatur melalui UU dan Perpres nomor 54 dan Peraturan lainnya. Sedangkan untuk Publikasi sudah diatur pada Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik adalah salah satu produk hukum Indonesia dan tentang pers atau Wartawan sudah diatur melalui Undang-undang Pers (secara resmi bernama Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers) adalah undang-undang yang sudah sah di Republik Indonesia. 

Pada jam berbeda, saat hal Proyek tersebut dikonfirmasi kepada salah satu penjabat Kantor Proyek Rusun Polri tersebut Zikri melalui via selulernya, mengaku bukan wewenangnya terkait pelaksanaan Proyek itu. 

"Saya hanya bagian keuangan,"katanya dengan singkat. (Fw)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!