Flickr

Hakim Ganjar Mahasiswa Pembunuh Dosen Dengan Hukuman Seumur Hidup

Medan~Seorang Mahasiswa pembunuh dosen Universitas Muhammadyah Sumatra Utara (UMSU) dijatuhi hukuman seumur hidup. Tiga kakak terdakwa menangis. Keluarga korban tak kalah histeris. Mereka bahkan mengejar Roymardo yang tengah dibawa satpam. Salah seorang di antaranya berusaha memukul.

Roymardo Sah Siregar (20) dijatuhi hukuman seumur hidup, karna dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Nurain Lubis, dosennya di UMSU.

Vonis bersalah dan hukuman Roy dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Sontan Merauke Sinaga di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (31/1/2017). Roymardo dinyatakan telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 340 KUHP.

"Terdakwa Roymardo Sah Siregar terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pembunuhan berencana, dan menjatuhkan pidana penjara kepadanya selama seumur hidup," sebut Sontan.

Ini sesuai tuntutan jaksa, hakim menyatakan tidak ada hal yang meringankan hukuman terdakwa.

Menyikapi putusan hakim, penasehat hukum terdakwa menyatakan akan menempuh upaya banding. 

Mendengar putusan hakim, tiga kakak terdakwa menangis, bahkan mengejar Roy yang tengah dibawa satpam, Salah seorang di antaranya berusaha memukul. Namun, petugas keamanan dengan cepat melarikannya ke ruang tahanan.

Dalam hal ini, Roymardo ingin membunuh dosennya sejak bangun tidur di tempat kosnya di Jalan Tuasan Medan, sekitar pukul 08.00 WIB. Selama ini terdakwa sudah menaruh benci dan dendam karena korban sering memarahi terdakwa, korban juga mengancam akan memberi nilai jelek kepada Roy.

Kejadian, Roymardo membawa pisau bergagang hijau berikut sarungnya dan martil, dan benda itu disimpan di bawah jok sepeda motornya.

Lalu Roy masuk ke ruang kuliah di lantai IV Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk mengikuti kuliah Hukum Dagang.

Terlihat dosennya tidak terlihat, Roy pun turun dan menuju parkiran, dan mengambil pisau, martil dan topi dari bawah jok sepeda motor, lalu pisaunya disimpan di saku sebelah kiri dan martil di saku sebelah kanan kemudian menuju gedung FKIP.

Sekitar pukul 15.47 WIB, Roy melihat Nurain (korban) masuk ke kamar mandi, kemudian roy memakai topi dan mengikuti masuk ke dalam dan menutup pintu kamar mandi.

Lalu terdakwa menikam leher korban, dan menjerit sambil menangkis, ada 4 kali tangkisan dengan tangan korban, namun tetap mengenai leher, Roy pun terus saja menikami leher korban hingga perempuan itu tergeletak.

Melihat korbannya telah bersimbah darah, diapun menyimpan pisaunya dan meninggalkan korban, saat dipergoki keamanan gedung, Roy dikejar dan dibekuk di kamar mandi gedung Fakultas Ekonomi.

Sementara itu Nurain dilarikan RS Imelda Medan. Dia dinyatakan telah meninggal dunia akibat luka di lehernya. (mdk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!