Flickr

Ini Hasil Mediasi Camat, Upika, LKA Dengan Pihak Perusahaan PT SJI

RokanHulu:Riaunet.com~Terkait pemberhentian oknum security tempatan yang diduga diberhentikan sepihak oleh perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sumber Jaya Indah (SJI) Nusa Coy sebanyak 77 orang, kini Camat Kepenuhan, bersama Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Kepenuhan dan Upika Kepenuhan telah memediasi permasalahan tersebut.

Mediasi yang dilakukan Camat Kepenuhan, Recko Roeandra S.STP bersama Upika dan LKA Luhak Kepenuhan terkait pesoalan pemberhentian puluhan tenaga keamanan (security) warga tempatan yang bekerja di PT SJI Nusa Coy, mulai menemui titik terang.

Terlihat pada Jumat (3/2/2017), Camat Kepenuhan, Recko Reoandra bersama Ketua LKA Luhak Kepenuhan, H Bahktiar AH yang bergelar Datuk Bondaro Sakti dan UPIKA mengantarkan 30 berkas tenaga security tempatan itu ke Kantor Kebun PT SJI Nusa Coy di Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). 

Camat Kepenuhan, Recko Roeandra SSTP menjelaskan bahwa sebanyak 30 berkaslamaran itu merupakan bagian dari 77 tenaga security yang berhenti beberapa waktu lalu karena berakhirnya kontrak perusahaan pemegang security di PT SJI itu. 

Berkas tersebut diterima langsung oleh Manager Kebun PT SJI, Zulyadi dan akan diteliti sesuai aturan yang ada di Perusahaan itu," jelasnya.

Kita bersama LKA Luhak Kepenuhan dan Upika sudah mengantarkan 30 berkas lamaran tenaga security ke PT SJI untuk dipekerjakan kembali, sebanyak 30 orang ini merupakan warga tempatan anak kemenakan Luhak Kepenuhan yang sudah mendatangi para Datuk Sukunya masing-masing dan mereka siap bekerja kembali secara profesional dan mengikuti aturan perusahaan. 

Penyerahan 30 berkas ini tahap awal, dan itu merupakan tindak lanjut dari mediasi yang sebelumnya dilakukan pihaknya bersama LKA Luhak Kepenuhan dengan Direksi PT SJI pada 26 Januari 2017 lalu di Pekanbaru, dengan permintaan agar 77 security tempatan itu dipekerjakan kembali," ujar camat. 

Dari hasil mediasi dengan pimpinan PT SJI itu diketahui bahwa pemecatan 77 orang tenaga secirity itu tidak pernah dilakukan oleh pihak perusahaan, namun yang terjadi adalah pergantian perusahaan pemegang kontrak security dari PT Eka Garda Nusantara beralih ke PT Nusantara Gardapati. 

Sementara itu, LKA Luhak Kepenuhan, H Bahktiar AH mengakui bahwa sebanyak 30 berkas lamaran tenaga security yang berhenti beberapa waktu lalu sudah diserahkan, Namun 45 orang itu belum menyerahkan berkas lamarannya.

"Kami bersama Camat Kepenuhan dan Upika telah menyerahkan 30 berkas lamaran anak kemenakan kami sebanyak 30 orang, Namun sisanya belum menyerahkan kepada kami, Penyerahan berkas tersebut disambut baik oleh pihak perusahaan,” sebutnya. (Jup)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!