Wow..Wartawan Dilarang Ambil foto Saat Berlangsungnya Pelantikan Kades

RokanHulu:Riaunet.com~Bupati Rohul H Sukiman melantik 62 orang Kades (Kepala Desa) di Aula convention Hall Mesjid Agung Islamic Centere  kota Pasir Pengaraian kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)-Riau, Senin (13/2/2017). 

Selain Bupati Acara yang tergolong meriah tersebut dihadiri ‎juga oleh Sekdakab Rohul, IR Damri Harun, ketua DPRD Rokan Hulu Kelmi Amri SH, Kaporles Rohul AKBP yusuf Rahmanto Sik MH, Kajari Rohul Syafiruddin SH MH, Ketua Pengadilan Negeri Rohul Syahrudi SH MH, Dandim 0103/ KPR Let Kol Kav Yudi Prasetio, Sejumlah camat serta kepala dinas badan dan kantor. 

Sayangnya acara yang terbuka untuk umum ‎tersebut para awak media dilarang mengambil Foto jarak dekat Untuk mengabadikan Momen penting itu.

Para Wartawan yang hadir baik media cetak, Elektronik maupun online sangat kecewa," sebut Man (45) Salah Satu Kabiro Media online Yang bertugas diwilayah Rohul. 

Menurutnya Pelarangan  tersebut disampaikan secara lisan melalui mikrophone sound Systym Oleh Bagian Protokoler Humas Pemkab Rohul  di aula tempat dimana acara pelantikan tersebut berlangsung.

Protokoler juga menghimbau agar nanti saat foto bersama yang
boleh mengambil Gambar hanya dua orang, yaitu Foto grafer dari Bagian Humas Pemkab Rohul. Mendengar himbauan tersebut puluhan awak media pun yang sudah sejak pagi hari datang menggerutu," Kata Man. 

Hal Ini dirasa aneh tidak pernah terjadi sebelumnya wartawan yang akan mengambil gambar di batasi jaraknya sementara tempat yang ditentukan oleh petugas tersebut jarak ambil gambar kurang Efektif meskipun sudah menggunakan Zoom Gambarnya terlihat kecil dan samar-samar sehingga sulit untuk dipublikasikan.

Namun beberapa awak media yang tetap nekat mencoba mengambil gambar dari jarak yang semestinya di usir oleh anggota petugas yang berjaga," ujar Man lagi..

"Tolong dari jauh saja, ujar salah seorang petugas kepada waartawan yang mencoba mengambil foto saat pelantikan‎ tersebut dan membuat merasa," tambahnya.

Sementara itu, sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia Kabupaten Rohul, Mintareja SAg menyebutkan bahwa saya merasa pihak pengamanan tidak memahami Undang-Undang Pokok Pers Nomor 40 tahun 1999, dan mereka harus pelajari dahulu sebelum turun kelapangan.

Seharusnya petugas pengamanan mengetahui Pasal 4 ayat 3 yang berbunyi untuk menjamin kemerdekaan pers, pers Nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi,bukan malah dilarang mengambil gambar," ujarnya. 

Plt Bupati Rohul‎, H Sukiman Saat dikonfirmasi terkait larangan terhadap wartawan yang ingin mengabadikan gambar oleh petugas dan oknum protokoler mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menyuruh kepada siapapun.

Menurutnya wartawan merupakan mitra kerja, bahkan dirinya sangat senang jika setiap ada acara ataupun kegiatan yang di publikasikan oleh media, sehingga masyarakat luas bisa tahu perkembangan daerah Rohul.

"indo lai do (tidak ada itu) saya tidak pernah menyuruh staf saya untuk melarang wartawan mengambil gambar, biar nanti akan saya panggil siapa orang nya," ucapnya. (Jup)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!