Terkait Penetapan Tersangka Ismail Amir Sebagai Tersangka, LMR dan AMPLI Lakukan Aksi Demo

Pekanbaru:Riaunet.com~Terkait adanya penetapan tersangka oleh Penyidik Dikretorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau  terhadap Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Siak Ismail Amir yang juga sebagai Panglima Laskar Melayu Rembuk (LMR) membuat Hengki Saputra sebagai Ketua Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan(Ampli) Riau menyatakan perang terhadap perusahaan penjajah yang semakin hari semakin merajalela. Kita sudah muak dengan cara lama yang di lakukan oleh para oknum yang hanya semata-mata ingin menghentikan pergerakan yang di lakukan masyarakat.

Menurut Ismail Amir yang juga menjabat sebagai Panglima Laskar Melayu Rembuk (LMR) ini, laporan dari Hasanuddin, salah satu pimpinan perusahaan bubur kertas PT Indah Kiat Pulp and Paper (Sinarmas group) terhadap dirinya, justru membuatnya sangat heran, lantaran dugaan penghinaan yang dilaporkan Hasanuddin ke Polda Riau saat dirinya berorasi sewaktu demo di depan gerbang perusahaan pada Rabu 26 April 2017 lalu sekitar pukul 10.15 WIB itu tidak benar.

Kita tidak terima dengan sikap para penegak hukum yang cenderung tajam kebawah justru tumpul keatas ketika ada dugaan penghinaan yang di laporkan Hasanudin salah satu pimpinan perusahaan bubur kertas  Pt Indah Kiat Pulp And Paper (Sinarmas Group) ke Polda Riau begitu cepat di tindak lanjuti. Sedangkan  laporan dari masyarakat tentang dugaan pencemaraan lingkungan tidak di tindaklanjuti pihak Polda Riau ini yang membuat kami merasa ada kejanggalan. 

"Wajar saja saya menduga ini bentuk pembungkaman yang dilakukan untuk menghentikan pergerakan yang masyarakat lakukan. Mana boleh, justru itu pembodohan," Cetus Hengki sambil menghempas kan tangan ke mejanya. Selasa, (19/09/2017).

Hengki menambahkan "Kami berharap kepada masyarakat Siak khususnya Bapak Ismail Amir indah  tetap terus berjuang dan jangan pernah gentar dengan hal hal seperti ini kami dari ampli riau tentu tidak akan tinggal diam melihat hal seperti ini. Dalam waktu dekat akan coba menyusun kekuatan dengan mengajak seluruh BEM yang di Propinsi Riau ini untuk menggalang kekuatan demi menegakkan kebenaran. Hal ini tidak boleh di diam kan semakin kita masarakat pribumi ini diam maka semakin merajalela pula mereka di riau ini sehingga secara tidak sadar kita sudah mulai di jajah oleh pihak tertentu.

Fikri Amanah selaku Ketua BEM Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska Riau menyatakan siap mengerahkan seribuan mahasiswa di fakultas kami. "Pada prinsip nya saya tidak terima dengan tindak ini jika perlu kita akan kepung Kantor Sinarmas group dan kita pertanyakan mereka mau apa di Riau ini apa kurang puas telah menyengsarakan masyarakat Riau ini," ujarnya.

"Saya juga sepakat akan mengajak kawan-kawan dari BEM( Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas lain nya kita jadikan sejarah di bumi lancang kuning ini bahwa kita tidak pernah diam jika saudara kita diperlakukan seperti ini saya fikir BEM lain nya mempunyai pemikiran yang sama dengan kita hanya saja kapan kita akan melakukkan gerakan ini agar mereka tau bahwa kita ini tidak main main dan tidak akan pernah diam," tutup Fikri. (rdk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!