Berita Terkini

Mediasi Tunda Bayar Proyek Tahun 2017, Rekanan di Bengkalis Minta Agar Segera di Bayar

Sabtu, Januari 06, 2018
Bengkalis:Riaunet.com~Plt.Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kabupaten bengkalis, Bustami HY.SH MM, asisten Adminitrasi umum setda kabupaten bengkalis, I H.T Ilyas MM, dan Plt.kepala Badan Pendapatan Daerah kabupaten bengkalis, H Imam Hakim SE telah mengundang Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), jumat (5/1/2018) di lantai 4 Aula kantor Bupati, terkait Tunda bayar rekanan yang telah selesai pekerjaannya.

Terkait dengan hal tersebut, Bustami menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bengkalis akan melakukan tunda bayar pada kegiatan proyek TA 2017, ini di karnakan ada tertundanya tranfer Dana Bagi Hasil (DBH) triwulan IV tahun 2017 dari pemerintah pusat.

Pemkab tetap berusaha akan melunasi semua piutang kepada penyedia barang/jasa pada APBD 2018 triwulan I," ucap Bustami.

Mendengar hal tersebut, salah seorang kontraktor yg akrab di sapa Ghimau langsung meradang, bengkalis ini telah menciptakan kembali sejarah pada tahun 2016, dengan istilah tunda bayar proyek yg telah selesai 100% yang seharusnya di bayar pada tahun 2017.

"Namun jangan bapak buat lagi sejarah di tahun 2017 ini lagi," kata Ghimau.

Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang telah di tandatangani Bendahara Umum Daerah (BUD) ternyata di tolak oleh pihak Bank Riau Kepri, dikarnakan tidak adanya uang untuk membayar," kata Ghimau.

Seharusnya, lanjut dia, belajarlah dari kegagalan masa lalu, dan memperbaikinya, namun malah makin parah. Kami minta ada ketegasan bapak untuk mencari solusinya, agar SP2D yang telah terbit tersebut di lunasi, namun tidak boleh melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

"Sekali lagi kami meminta bapak menyatakan sikap untuk melunasi seluruh SP2D yang telah di terbitkan dengan tulisan, dan bukan lisan, kami minta bapak membuat surat pernyataan akan membayar,"tegas Ghimau lagi.

Menanggapi permintaan rekanan tersebut, Plt Kepala BPKAD Bustami membuat surat pernyaan dan berjanji akan membayar kegiatan yg terkena tunda bayar secepatnya, dan akan menyurati Bank terkait pinjaman penyedia barang/jasa yg terkena tunda bayar agar pihak bank memberikan dispensasi khusus tentang denda keterlambatan rekanan karna keterlambatan pemda membayar hasil kerja mereka. (Rom)