Berita Terkini

Tunda Bayar Proyek, Pihak Rekanan Bengkalis Menuai Protes

Jumat, Januari 05, 2018
Bengkalis:Riaunet.com~Terkait masalah tunda bayar yang dilakukan oleh Pemkab Bengkalis terhadap pembayaran proyek pekerjaan rekanan. Kepala BPKAD Bengkalis telah mengundang pihak rekanan di Kecamatan bengkalis dan Bantan untuk meminta toleransi tentang pembayaran utang pekerjaan proyek tersebut, jumat (5/1/2018).

Kepala BPKAD Pemkab Bengkalis saat dakam Forum bersama rekanan ini menjelaskan agar kiranya pihak rekanan bisa mengerti kondisi saat ini untuk dilakukan tunda bayar. 

"Pemkab Bengkalis akan melakukan pembayaran dengan terlebih dahulu melakukan perubahan penjabaran APBD 2018. pelaksanaannya di targetkan dalam Triwulan 1 tahun 2018 ini. Terkait metode peminjaman yang di perbolehkan oleh peraturan pemerintah untuk pembayaran kepada pihak rekanan dengan menggunakan Dana pihak ketiga, Diakui Oleh Bustami HY proses nya cukup panjang dan diperkirakan nisa dibayarkan pada Agustus 2018 ini.

Pembayaran pekerjaan rekanan yang paling cepat bisa dibayarkan dengan melakukan perubahan penjabaran APBD 2018. Semoga Teman-teman rekanan bisa memahami kondisi ini," kata kepala BPKAD bengkalis, Bustami. 

"Mendengar penjelasan dari kepala BPKAD Bengkalis tersebut, sontak suasana Forum menjadi ricuh dan pihak rekanan tidak menerima hal tersebut.

Menurut rekanan bahwa pihak pemerintah Kabupaten Bengkalis hanya mencari keuntungan sendiri dan tidak memikirkan nasib pihak rekanan, dan keluarga yang harus mereka nafkahi. 

Beberapa rekanan Langsung memprotes, salah satunya berinisial Ar, dan dia mengatakan, SP2D sudah di Bank, namun tidak di bayar. Secepat mungkin lah SP2D yg sudah masuk ke bank riau harus dibayarkan. Minta kebijakan Pemkab Lah, andai kami salah, kami bisa di penjara, namun kami sudah selesaikan pekerjaan kami, kenapa harua menanggung hutang pak. mana nurani Pemkab Bengkalis ini?," katanya seorang rekanan.

Sementara itu pihak rekanan lainnya pun ikut berkomentar, seperti Jul memunta agar setelah sholat jumat hal ini akan disambung lagi, dan meminta agar Kabid BPKAD Zamri datang dalam Forum ini.

"Kondisi bengkalis sudah sangat meresahkan. Tahun kemaren 2016 tunda bayar. Tahun 2017 tunda bayar lagi . Tahun kemaren tunda  bayar sp2d belum keluar. Tahun ini sp2d sudah keluar dan sudah masuk di bank riau kepri. Tolong dibayarkan," tegasnya Jul.

"Lain lagi dengan rekanan nerinisial Atan, dia menyebutkan bahwa ini berulang kembali kasus tunda bayar oleh Pemkab Bengkalis, memang ada masalah apa dalam jadwal pengaturan dan Jadwal Pengadaan barang dan Jasa," sambung Atan.

Namun sayangnya keinginan pihak kontraktor untuk melanjutkan diskusi penyelesaian masalah tunda bayar oleh pemkab Bengkalis setelah sholat Jumat tidak di tanggapi oleh Kepala BPKAD bengkalis. (rom)